Dokumen Tak Lengkap, Dua Kapal Nelayan Diamankan

SEMARANG – Direktorat Polair Polda Jateng mengamankan dua kapal nelayan yang sedang berlayar di perairan Laut Jawa. Dua kapal tersebut adalah KM Mahera Jaya dan KMN Janur Kuning 2. Nahkoda kapal tidak bisa menunjukkan dokumen lengkap saat dihentikan kapal patroli.

Direktur Polair Polda Jateng Kombes Pol Edison Sitorus mengatakan, penangkapan kapal-kapal itu dilakukan pada 19 Februari 2015 di dua lokasi berbeda. Tim patroli Dit Polair Polda Jateng yang menggunakan KP Kasuari-4013 terlebih dulu memberhentikan KM Mahera Jaya sekitar pukul 06.15 di titik koordinat 0606’38’00”S – 110’27’35”T.38′.00”S – 11006’38’00”S – 110’27’35”T.27′.35”T.

Masih di hari yang sama, sekitar pukul 07.00, petuga patroli yang menggunakan KP Jatayu-4010 menghentikan KMN Janur Kuning 2 di koordinat 06°.40′.40″S-110°.28′.50″T. “Setelah kami lakukan pemeriksaan, mereka tidak bisa menunjukkan dokumen lengkap,” kata Edison, Kamis (5/3).

Dokumen yang dimaksud adalah Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dan Surat Laik Operasi (SLO) Perikanan atau melanggar pasal Pasal 42 ayat 2 Sub Pasal 98 UU No.45 Tahun 2009 Tentang Perubahan atas UU No.31 Tahun 2004 tentang perikanan.

KMN Janur Kuning 2 dinahkodai H. Mashar (61) dan KM Mahera Jaya, dinahkodai Muhsin (43). Keduanya beralasan tidak bisa melengkapi dokumen karena lupa. “Mereka alasannya lupa, sebenarnya ada tapi mati. Matinya itu sudah setahun,” papar Edison.

Dia menambahkan, pihaknya tidak melakukan penahanan terhadap kedua tersangka. Namun,  barang bukti termasuk dokumen dan kapal masih disita. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Tengah untuk proses selanjutnya. (yas)

 

You might also like

Comments are closed.