Doni Tata Menangi Kelas Bergengsi Trial Game Asphalt di Semarang

METROSEMARANG.COM – Doni Tata Pradita memenangi kelas bergengsi free for all 250cc di ajang Trial Game Asphalt (TGA) di Sirkuit Mijen Semarang. Rider asal Sleman tersebut bertekad tampil konsisten dan berambisi memertahankan gelar juara yang diraihnya tahun lalu.

Penyerahan trofi juara Trial Game Asphalt seri pembuka di Sirkuit Mijen Semarang. Foto: metrosemarang.com/efendi

Pada seri pembuka TGA 2018 ini Doni Tata sempat mengalami kesulitan di race pertama yang berlangsung dalam kondisi basah, di mana dia hanya finish runner up. Namun Doni tak terbendung dan sukses memenangi race kedua ketika lintasan sudah mengering.

“Tadi di race pertama itu sengaja tidak terlalu memaksakan, yang penting main aman dulu nggak kehilangan poin. Alhamdulillah sesuai prediksi saya di race kedua kondisi trek sudah kering dan akhirnya bisa juara di FFA 250 cc,” kata Doni saat ditemui usai penyerahan trofi, Sabtu (7/4) malam.

Hujan deras sempat mengguyur kawasan Mijen dan sekitarnya pada sore hari hingga balapan sempat mengalami penundaan. Bahkan sebagian air hujan masuk ke dalam lintasan hingga membentuk genangan.

Di race pertama, Doni sebenarnya telah memasang ban basah. Meski begitu ia tak menemukan ritme pas dan harus puas menempati posisi ke dua. Saat itu dia menyelesaikab 10 lap dengan torehan waktu 9 menit 14 detik.

Namun, torehan waktu Doni Tata melesat di race kedua. Ia menuntaskan balapan dengan 8 menit 48 detik dan finish di depan Farudila Adam, Ivan Hary, disusul Tommy Salim di posisi keempat dan Momo Harmono.

“Saya suka sih sama trek di sini, cukup safety dan layak. Hanya saja soal drainase semoga bisa diperbaiki supaya tidak menggenang kalau hujan. Overall, treknya bagus, cenderung fast corner semua jadi di sini perlu settingan motor kenceng,” kata Doni Tata.

Ke depan pebalap asal tim HTJRT DT5 CORE Hotel Ras Tour & Travel itu berharap bisa tampil lebih prima sehingga bisa sapu bersih kemenangan di semua kelas seperti tahun lalu. “Tahun ini persaingan lebih berat untuk bisa memertahankan juara umum di FFA 250 dan FFA 450,” tandasnya.

Setelah Semarang, seri kedua gelaran TGA rencananya akan digelar di Yogyakarta pada 11- 12 Mei mendatang. (fen)

You might also like

Comments are closed.