Dua Hal Ini Jadi Perhatian Pelatih Baru PSIS

Taktikal Belum Diubah

Hingga pekan ke-20, skuad Mahesa Jenar masih terseok-seok di papan bawah. Mereka menempati peringkat 17 atau dua terbawah dan baru mengemas 20 poin.

SEMARANG – Pelatih Jafri Sastra punya tugas berat bersama PSIS di sisa musim. Namun mantan pembesut Mitra Kukar itu akan lebih dulu memprioritaskan membenahi mentalitas dan memulihkan kepercayaan diri Haudi Abdillah dkk.

Penyerang PSIS Hari Nur Yulianto membayangi gelandang PSS Sleman, Amarzukih. Foto: metrojateng.com/twitter @PSSleman

Jafri Sastra belum genap sepekan mengambil kendali tim PSIS Semarang. Pelatih berusia 53 tersebut baru sekitar tiga kali memimpin latihan sejak resmi diperkenalkan sebagai pengganti Vincenzo Alberto Annese, Kamis (23/8).

Jafri pun belum akan melakukan perubahan taktikal. Menurutnya, ada dua hal yang saat ini jadi prioritasnya, yakni kepercayaan diri dan mentalitas pemain.

“Saya ingin lebih dulu mengembalikan kepercayaan diri pemain. Kalau mereka lebih percaya diri, otomatis mentalitasnya juga berubah. Saya percaya semua pemain tidak suka dengan posisi PSIS saat ini,” kata dia.

Hingga pekan ke-20, skuad Mahesa Jenar masih terseok-seok di papan bawah. Mereka menempati peringkat 17 atau dua terbawah dan baru mengemas 20 poin.

Jafri juga masih punya pekerjaan rumah untuk mendongkrak produktivitas gol Tim Ibukota Jateng. Sejauh ini Hari Nur Yulianto cs hanya mampu menjaringkan 18 gol. Mereka bahkan sudah melewatkan 10 pertandingan tanpa membobol gawang lawan.

“Produktivitas gol memang masih jadi masalah. Kami akan bersama-sama cari solusinya,” tandasnya.

Pada laga uji coba melawan tim Liga 2 PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo, Minggu (26/8/2018), armada Jafri Sastra juga tak mampu bikin gol. PSIS dipaksa takluk dengan skor 0-2 lewat gol-gol Rangga Muslim di babak pertama.

Asisten pelatih PSIS, Dwi ‘Londo’ Setiawan mengakui bahwa faktor kebugaran berpengaruh terhadap permainan Mahesa Jenar. “Kami hanya punya persiapan dua hari sebelum pertandingan. Fisik pemain belum dalam kondisi ideal setelah libur sekitar 10 hari,” tandasnya.

PSIS masih memiliki waktu sekitar dua pekan sebelum melakoni laga tandang di markas PSMS Medan, 12 September mendatang. “Kami akan maksimalkan waktu yang tersedia untuk mengembalikan kebugaran fisik pemain. Uji coba juga kami agendakan,” Londo menambahkan. (twy)

You might also like

Comments are closed.