Dua Kali Dilanda Banjir, Warga Sawah Besar Mulai Terserang Gatal-gatal

METROSEMARANG.COM – Warga Sawah Besar di Kecamatan Gayamsari mulai terserang gatal-gatal akibat luapan Sungai Banjir Kanal Timur (BKT). Selain itu warga juga mengalami penyakit lainnya seperti pusing dan pilek.

Dalam sepekan terakhir, wilayah Sawah Besar dua kali dilanda banjir yang terjadi pada Senin (13/2) dan Rabu (15/2). Heri Widodo, Kepala Puskesmas Gayamsari mengatakan, sebagian besar keluhan warga adalah penyakit gatal-gatal pada kulit kaki (rangen).

Banjir yang menerjang Sawah Besar pada Rabu (15/2) malam. Saat ini warga setempat mulai terserang gatal-gatal. Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

Tak hanya gatal, warga juga mengalami bercak-bercak putih karena terlalu lama terendam air luapan sungai tersebut. “Karena memang bajir itu kan mengandung air dan lumpur,” ujar Heri Widodo, Sabtu (18/2).

Dia menambahkan, warga yang mengalami penyakit tersebut sebagian besar berada di Sawah Besar, Kelurahan Kaligawe. “Terutama di RW 6, RW 9, terus kemarin RW 1,” lanjutnya.

Ia juga mengatakan dalam satu pekan ini telah mendirikan posko kesehatan sebanyak delapan kali yang tersebar di beberapa wilayah, khususnya Kaligawe. Dalam sehari satu posko menerima lebih dari 80 orang pasien dengan penyakit yang sama yakni rangen.

“Kayak kemarin di RW 7 Sawah Besar ada 86 pasien, kemudian RW 1 Kaligawe itu dapat 80-an juga, bahkan sebelumnya bisa mencapai 100 pasien lebih,” imbuh Heri.

Selain itu warga yang mengalami penyakit rangen tersebut juga disertai penyakit lainnya seperti pusing dan pilek. Menurut Heri hal itu wajar karena memang mereka harus berjaga hingga larut malam, dan mungkin karena terlalu capek.

Dikatakan Heri, pihaknya juga telah menurunkan dua tim kesehatan guna melakukan pengecekan secara berkala. Pihaknya juga memberikan biskuit kepada balita yang terdampak banjir.

Banjir yang terjadi saat itu memang merendam ratusan rumah warga di beberapa lokasi di Kelurahan Kaligawe. Bahkan sampai hari ini banjir belum kering sepenuhnya. Genangan air masih terlihat di beberapa titik. (fen)

You might also like

Comments are closed.