Dua Pekan Gelar Operasi Pekat, Ini Hasil Tangkapan Polda Jateng

METROSEMARANG.COM – Kepolisian Daerah Jawa Tengah merilis hasil dari Operasi Pekat Candi 2016 yang telah dimulai sejak 31 Mei hingga 13 Juni 2016. Hasil tersebut meliputi tujuh sasaran selama operasi berlangsung yaitu miras, judi, narkotika, obat berbahaya, prostitusi, premanisme, dan petasan.

Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

Kepala Didang Humas Polda Jateng Kombes Aloysius Liliek Darmanto mengungkapkan hasil operasi pekat selama dua pekan terakhir yakni 1.735 kegiatan operasi miras dengan tersangka 2.139 beserta barang bukti 38.706 botol miras, 23.820 liter miras. Dari judi, polisi menggelar 163 kegiatan operasi dengan barang bukti 84 dadu, 53 kartu remi, 252 kupon togel, dan 27 kartu domino.

Sedangkan target prostitusi, polisi menggelar 286 kegiatan operasi dengan jumlah tersangka 1.110 dan menyita 185 KTP. Dilanjut Narkoba dengan 50 kegiatan operasi dan 62 tersangka serta barang bukti 31,472 gram sabu, 7,84 ganja kering, 486 butir pil koplo, uang tunai Rp 1.6 juta, 3 Hp, dan 12 bong atau alat penghisap.

Untuk premanisme, 892 kegiatan operasi dengan tersangka 1.929 beserta barang bukti 18 senjata tajam, 2 sepeda motor, 2 mobil, 15 gram perhiasan, uang tunai Rp 2.6 juta, serta 237 alat musik kecil. Dilanjut pornografi sebanyak 32 kegiatan operasi dengan 42 tersangka, serta barang bukti 192 keping VCD, 14 DVD.

“Saya berharap, mudah-mudahan hasil ini membawa dampak positif menjelang hari raya Idul Fitri,” kata Liliek kepada wartawan, Senin (13/6).

Untuk target operasi pekat petasan, polisi menggelar 416 kegiatan operasi dengan tersangka 575, beserta barang bukti 12.1 juta petasan, dan 1.832 kilogram bahan peledak. “Untuk hasil petasan, tertinggi pertama Kabupaten Semarang, kedua Kabupaten Jepara, dan Brebes,” tandasnya. (din)

You might also like

Comments are closed.