Dua Pengelola PJTKI Ilegal Dilimpahkan ke Kejati Jateng

Calon TKI asal Kupang saat dievakuasi dari tempat penampungan, akhir September 2014. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Calon TKI asal Kupang saat dievakuasi dari tempat penampungan, akhir September 2014. Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

SEMARANG – Polda Jateng telah merampungkan berkas penyidikan kasus dugaan Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) illegal yang diungkap pada September tahun kemarin. Hari ini (7/4), berkas perkara dan dua tersangka dalam kasus tersebut telah dilimpahkan ke Kejati Jateng.

Dua tersangka tersebut  yakni Dirut PT  PT Graha Indra Wahana Perkasa SL (56) dan  Kepala Cabang PT GIP Kupang BP (47). Selanjutnya, kedua tersangka tersebut langsung dikirim ke LP Kedungpane, Semarang.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jateng Sutadi  menjelaskan, jumlah tersangka kasus tersebut sebenarnya berjumlah lima orang. Saat ini baru penyidikan dua tersangka yang dinyatakan rampung (P21). “Saat ini baru dua tersangka,” ujarnya.

Para calon TKI /TKW asal Kupang dijanjikan akan dipekerjakan di Malyasia dengan iming-iming upah tinggi. Sebelum diberangkatkan ke Negeri Jiran, 32 calon TKI itu ditampung di BLK milik SL di Jalan Puri Anjasmoro, Semarang.

Selama di penampungan, mereka diperlakukan tidak manusiawi dan akhirnya melarikan diri. Enam di antara mereka masih di bawah umur dan enam lainnya dalam keadaan depresi. Polisi menemukan pemalsuan data, khususnya terkait ketidaksesuaian usia calon TKI. (yas)

You might also like

Comments are closed.