Dua Tahun Kakek Ini Tak Beranjak dari Tempat Tidur

METROSEMARANG.COM – Mbah Sukani, kakek berusia 80 tahun hanya terbaring di atas kasur tanpa ranjang kamarnya sejak dua tahun terakhir. Ia lumpuh, setelah beberapa kali terjatuh.

Mbah Sukani terbaring di atas kasur karena menderita lumpuh. Foto: metrojateng.com

Usia yang renta, membuat warga Desa Teluk Wetan RT 14 RW 2 Kecamatan Welahan, Jepara ini tidak lagi bisa berbuat apa-apa. Selain kakinya yang lumpuh, ia hidup pas-pasan.

Bahkan sejak setahun terakhir, ia juga kesulitan untuk membuang air kecil. Mirisnya, ia tidak memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS).

“Ya, seperti ini kondisi saya. Tidak bisa kemana-mana, duduk saja tidak tahan lama. Hanya tiduran di kamar,” katanya dengan bahasa Jawa, Sabtu (18/4)

Ia menceritakan, sejak usia 60 tahun menderita rheumatik dan berjalan harus dibantu dengan tongkat. Namun, saat itu ia masih mampu bekerja sebagai buruh tani. Kadang juga bekerja menggali sumur.

Beberapa kali terjatuh, ia pun menderita lumpuh. Kaki kirinya terasa nyeri hingga tidak mampu menopang tubuhnya yang renta.

“Saya sering jatuh, terpeleset dan sampai sekarang akhirnya tidak bisa jalan,” lanjutnya.

Supriyatmi (36), menantunya menuturkan, Mbah Sukani banyak menghabiskan waktu di atas kasur sejak dua tahun terakhir menderita lumpuh.

“Sakitnya lumpuh karena dulu sering jatuh saat rheumatik. Selain itu, kadang susah buang air kecil,” ujarnya.

Supriyatmi dan suaminya, Subhan hanyalah buruh sikat kemuceng (sulak) tali rafia. Sehari, hanya mendapatkan upah Rp 20 ribu.

“Mbah tidak punya KIS. Jadi, kalau berobat pakai biaya sendiri. Biasanya saya periksakan ke dokter umum di desa,” jelasnya.

Ia sendiri mengaku upah yang didapatkan itu untuk mengurus Mbah Sukani dan keempat anaknya. “Ya berat, tapi namanya anak harus merawat orang tua. Berusaha semampunya,” pungkasnya.(metrojateng.com/MJ-23)

You might also like

Comments are closed.