Duel Lawan Ular Raksasa, Seorang Warga Terluka

Ular piton raksasa menggemparkan warga Desa Jlamprang, Batang. Foto: dok metrojateng.com
Ular piton raksasa menggemparkan warga Desa Jlamprang, Batang. Foto: dok metrojateng.com

BATANG – Seekor ular raksasa jenis piton berhasil ditangkap di Sungai Lampir, Batang, Minggu (26/7) pagi. Namun, ular sepanjang empat meter tersebut sempat melukai seorang warga yang mengalami gigitan di tangan.

Ular piton kembang itu ditaklukkan Khafidzin (19) warga Desa Jlamprang RT 04 RW 01 bersama ketiga temannya, Nahdiyin, Ahnul, dan Khafit. Mereka semula bermaksud mencari ikan di sungai.

Khafidzin mengatakan, penemuan ular piton seberat 25 kilogram dengan jenis kelamin betina tersebut tidak diduga sebelumnya. Sebab, saat mencari ikan tiba-tiba ada suara “blukk”. Ia mengira benda yang jatuh dari atas bendungan air tersebut adalah sebuah batang pohon pisang.

“Saya kira itu batang pohon pisang, tapi setelah jatuh ke dalam air justru benda tersebut bergerak cepat. Ternyata, ular besar dan panjang,” ujarnya.

Karena penasaran, bersama ketiga temannya dia lalu mengejar ular tersebut dengan menyusuri sepanjang aliran sungai. Tidak terlalu jauh, ternyata ular berwarna kecoklatan, dengan motif batik itu bersembunyi di sebuah rongga-rongga bebatuan.

“Saat berada di bebatuan, ekor ular terlihat jelas. Teman saya Nahdizin, langsung berusaha menarik ekornya. Meski sempat terlepas, tapi akhirnya bisa kami tangkap,” bebernya.

Waktu penangkapan ular itu, kata dia, Nahdizin sempat digigit di bagian jari tangannya. Meski tidak sampai parah hanya luka sobek kecil akibat terkena gigi taring ular tersebut.

“Sebenarnya tujuan kami hanya mencari ikan, meski baru dapat dua ekor ikan kecil. Eh, justru yang kami dapatkan ular besar,” aku Khafidzin.

Khafidzin menambahkan, rencananya ular tersebut akan dirawat dan dipeliharanya sendiri untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. “Tadinya ada salah seorang warga yang menawar untuk dibeli, tapi tidak saya berikan,” imbuhnya.

Setelah tertangkap, kemudian ular tersebut oleh mereka dibawa dan diarak menuju ke kampung. Sontak, warga berbondong-bondong ingin menonton lebih dekat.

Achmad Sholeh (40) salah seorang warga setempat juga mengaku kaget dan penasaran, sebab warga kampung menjadi gempar dan ramai. “Saya sendiri awalnya mengira ada penemuan mayat. Lha kok ternyata ular besar jenis phyton,” katanya. (metrojateng.com/MJ-01)

You might also like

Comments are closed.