Dulu Saluran Limbah, Selokan di Mugassari Kini Lebih Cantik dengan Ikan Warna-warni

METROSEMARANG.COM – Warga Gergaji Pelem, RW 6, Kelurahan Mugassari, Kota Semarang menyulap selokan menjadi tempat budidaya ikan konsumsi. Aliran air bekas limbah yang tadinya penuh sampah serta menjadi sarang nyamuk, dipercantik untuk dijadikan kolam.

Selokan RW 6, Kelurahan Mugassari, Kota Semarang yang tadinya kumuh menjadi tempat budidaya ikan. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

“Tujuan utama dijadikan kolam adalah masyarakat agar lebih peduli dengan lingkungan, dan tidak membuang sampah di saluran air sekaligus menghilangkan kesan kumuh. Selain itu juga untuk memakan jentik nyamuk yang hidup di selokan,” tutur seorang tokoh masyarakat RW 6 Gerjagi Pelem Kelurahan Mugassari, Handoko, Selasa (30/1).

Selokan sepanjang 40 meter ini ditebari ratusan ekor ikan konsumsi, mulai lele, patin dan nila. Butuh waktu sekitar tiga bulan agar ikan-ikan di saluran air memasuki masa panen yang rencana akan dikembalikan lagi ke warga.

Untuk menyulap saluran air menjadi tempat budidaya ikan yang cantik ini menelan biaya sekitar Rp 7 juta yang diambil dari swadaya masyarakat. Agar ikan bisa hidup, warga pun sengaja membuat sistem filtrasi lengkap dengan pompa air.

“Sempat trial and error, ada ikan yang mati karena airnya kotor jadi sengaja menggunakan sistem filtrasi buatan agar air limbah berupa sabun dan minyak bisa hilang. Selain itu juga digunakan eceng gondok,” tambahnya. (ade)

You might also like

Comments are closed.