Duo Liberia Ini Bisa Jadi Bencana buat PSIS

Yao Rudi (kiri) dan Sengbah Kennedy menjadi ancaman buat pertahanan PSIS. Foto Metrosemarang/dok
Yao Rudi (kiri) dan Sengbah Kennedy menjadi ancaman buat pertahanan PSIS. Foto Metrosemarang/dok

SEMARANG – PSIS punya misi mematahkan rekor kandang Persiwa atau setidaknya mencuri satu angka dalam lawatan ke Wamena. Target itu bukan mustahil dicapai, tapi skuad Mahesa Jenar harus mewaspadai duo Liberia yang menjadi sumber gol pasukan Badai Pegunungan.

Persiwa Wamena punya rekor apik saat memainkan pertandingan di Stadion Pendidikan. Musim lalu, saat berlaga di ISL, Edison Rumaropen dkk memang kerap kehilangan angka di kandang sendiri. Tapi, peruntungan Persiwa musim ini sudah jauh lebih baik.

Hingga babak 16 besar Divisi Utama musim ini, anak asuh Mahmudiana belum sekalipun tersentuh kekalahan di Stadion Pendidikan. Mereka nyaris mengukir rekor sempurna, andai tak tergelincir saat menjamu Persinga Ngawi. Wakil Jawa Timur itu sanggup memaksakan hasil imbang 3-3.

Itulah satu-satunya kegagalan anak-anak Badai Pegunungan mengamankan tiga angka di kandang. Selebihnya, Persiwa sukses menyapu sembilan laga kandang dengan kemenangan dan menghasilkan 22 gol. Lebih mengerucut lagi, produktivitas gol Persiwa melonjak drastis sejak kedatangan Yao Rudi Abblude di paruh kedua kompetisi penyisihan grup.

Sebelum ada Yao, mereka hanya sanggup mengukir empat gol dalam tiga laga kandang. Sukses mendaratkan striker Liberia ke Wamena, produktivitas gol wakil Papua itu juga beranjak meningkat. Dari tujuh laga kandang berikutnya, Persiwa sukses menjaringkan 18 gol atau 2,5 gol per gim.

Lebih dari separuh gol-gol tersebut dihasilkan dua ekspatriat mereka asal Liberia, Yao Rudi dan Sengbah Kennedy. Total 12 gol merupakan hasil kreasi dua pemain ini, dengan Yao mengemas tujuh gol dan sisanya dihasilkan Kennedy. Sengbah juga semakin rajin bikin gol sejak kehadiran Yao dan hingga kini sudah mengukir sembilan gol.

PSIS pun wajib menjaga konsentrasi hingga peluit akhir berbunyi, karena Persiwa cukup agresif di paruh kedua. Dari 22 gol kandang musim ini, 15 di antaranya terjadi setelah jeda pertandingan. “Kami harus meningkatkan konsentrasi. Lengah sedikit saja, lawan akan menghukum kami dengan gol, seperti yang terjadi saat melawan Sleman,” kata Eko Riyadi. (*)

Sumber Gol Persiwa di Stadion Pendidikan

7 Gol  Yao Rudi

5 Gol Sengbah Kennedy

3 Gol Fransiskus Mumpo

2 Gol Edison Rumaropen, Yohanes Kambagaimu

1 Gol Marc Etogou (keluar), Jimmy Rumbekwan, Alex Ayoi

 

 

 

You might also like

Comments are closed.