Ealah, Kobong Dicidhuk Polisi Setelah Jual Motor Curian Lewat Facebook

Kobong alias Lintang Fajri Angga Wijaya. Foto: Metro Semarang/Ilyas Aditya
Kobong alias Lintang Fajri Angga Wijaya. Foto: Metro Semarang/Ilyas Aditya

 

SEMARANG – Setelah beberapa bulan mengirup udara segar dari Lapas Kedungpane Semarang, Lintang Fajri Angga Wijaya kini harus kembali merana. Residivis kasus pencurian dan kekerasan tersebut terpaksa sekali lagi diamankan pihak yang berwajib, karena terbukti kembali melakukan berbagai aksi pencurian dan kekerasan.

Bersama kawanannya, pemuda yang baru berusia 20 tahun, warga jalan Pucang Adi XII, no. 4, Mranggen, Demak, tersebut, diketahui sudah 13 kali merampas barang berharga seperti Ponsel hingga sepeda motor milik korbannya. Bahkan seperti tak berselimut dosa, ia nekat menjual motor hasil curian tersebut melalui situs Facebook.

“Motornya saya jual melalui group di Facebook. Namanya ‘Jual Beli Motor STNK Only’. Saya jual seharga Rp. 1-2 juta,” tuturnya kepada wartawan, Senin (24/11) siang.

Diakuinya, menjual barang  melalui situs online memiliki berbagai keuntungan, di antaranya aman, mudah, dan harga jualnya lebih tinggi, mengingat motor yang dijualnya adalah hasil curian.

“Kalau harganya cocok langsung saya lepas. Biasanya sama yang mau beli kami ketemuan di suatu tempat. Hasil penjualan langsung dibelikan minuman keras,” imbuh pemuda yang biasa disapa Kobong tersebut.

Namun, sekarang ia tak lagi bisa menikmati kemudahan berjual beli melalui situs online, setelah aksinya terendus jajaran Polsek Tembalang. Bersama keempat orang komplotannya, ia kembali diamankan petugas Kepolisian atas aksi kejahatan yang dilakukannya beberapa hari setelah beraksi. Ia juga terancam dikenai pasal 365 dan 368 KUHP dengan ancaman pidana 9 tahun penjara. (Yas)

You might also like

Comments are closed.