Eks Jamaah Islamiyah Sebut ISIS Mulai Kehilangan Arah

METROSEMARANG.COM – Mantan kombatan Jamaah Al Islamiyah, Abu Tholut mengatakan bahwa serangkaian aksi teror bom yang dilakuan simpatisan ISIS justru membuat jaringan mereka menunjukkan kebohongan di depan publik dunia, termasuk saat melakukan bom bunuh diri di Jalan MH Thamrin Jakarta, belum lama ini.

Ia berkata ISIS selalu melakukan propaganda-propaganda yang malah membuat kedoknya terbongkar sendiri. “Ya kan pas bom Thamrin mereka bilang ada 10 korban tewas, ya itu siapa? Jelas bohongnya,” tegasnya, Sabtu (9/4).

Abu Tholut Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Abu Tholut
Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Dengan begitu, kata dia, publik dunia telah memahami jika ISIS selama ini mengajarkan faham sesat. Hal ini tentunya mereka tak bisa lagi leluasa merekrut orang-orang terlatih di beberapa negara termasuk Indonesia.

“Bahasanya mereka kini sudah “tiarap” dan enggak kayak awal-awal yang sifatnya demonstratif, ” kata ahli bom ini.

ISIS, kata Tholut, kini telah terseok-seok membangun jaringannya di Indonesia karena aksinya yang terus menerus dilawan masyarakat. Menurutnya pergerakan simpatisan ISIS di Indonesia semakin menyusut karena telah banyak anggota yang membelot.

“Itu karena kesalahan mereka sendiri. Mereka dekratasi dimana-mana, demonstratif, mengajak orang hijrah. Tapi para tokoh banyak yang keluar. Ibaratnya seperti anak ayam kehilangan induk. Enggak bisa berkembang,” ungkap eks pimpinan Jamaah Islamiyah Asia Tenggara ini.

“Makanya, saya ajak semua warga biar Ahlussnah Waljamaah. Jangan sampai terpengaruh aliran sesat seperti khawarij. ISIS itu adalah aliran khawarij masa kini yang kerap mengkafirkan seseorang, ” tutupnya. (far)

You might also like

Comments are closed.