Eks Jihadis: Simpatisan ISIS Mulai Tebar Ancaman di Semarang

METROSEMARANG.COM – Eks jihadis Machmudi Hariono memberi ‘warning’ bahwa sel teroris Islamic State of Syria and Iraq (ISIS) saat ini mulai mengusik keamanan kota Semarang melalui peredaran jaringan nirkabel (WiFi). Ia merujuk pada merebaknya WiFi berkode ‘ISIS Tembalang’ yang belakangan ini meresahkan warga Kecamatan Banyumanik.

“Munculnya jaringan internet nirkabel dengan nama ‘ISIS Tembalang’ di Banyumanik, jadi bukti nyata bagaimana gerakan yang dipimpin Al-Baghdadi itu menunjukkan eksistensinya di tengah warga yang hidup damai dan rukun,” katanya, Sabtu (5/3).

Jaringan nirkabel berkode 'ISIS Tembalang' ternyata belum hilang dari Banyumanik. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Jaringan nirkabel berkode ‘ISIS Tembalang’ ternyata belum hilang dari Banyumanik. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Machmudi alias Yusuf sendiri merupakan bekas jihadis yang pernah dipenjara selama 10 tahun karena terlibat aksi teror di sejumlah daerah. Ia juga sering disebut-sebut menjadi kaki tangan Abu Tholut, eks tokoh teroris Poso.

“Saya melihat simpatisan ISIS di Semarang sudah berkembang pesat. Mereka tidak lagi memakai hal-hal konvensional untuk menebar teror. Tapi juga sudah tertarik melakuan propaganda ISIS lewat internet. Salah satunya melalui peredaran WiFi berbau radikal di Banyumanik,” sambungnya.

Kendati demikian, ia yang saat ini masih menjalin komunikasi dengan mantan terduga teroris di Jawa Tengah ini menyebut, pergerakan simpatisan ISIS di Semarang masih sebatas perorangan dan belum terorganisir.

“Gerakan yang mereka lakukan belum memunculkan tokoh-tokoh seperti yang kita terapkan di masa lampau,” kata Machmudi sambil mencontohkan kasus terorisme yang menjerat dirinya pada awal medio 2003 silam. (far)

You might also like

Comments are closed.