Eks PKL Tlogosari akan Terima Sertifikat Hak Guna Bangunan

METROSEMARANG.COM – Pedagang kaki lima (PKL) Tlogosari yang baru saja diboyong ke tempat baru di Taman Suryokusumo Kelurahan Muktiharjo Kidul akan menerima sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) tempat yang mereka jadikan usaha. Sertifikat tersebut bisa digunakan pedagang sebagai jaminan ke bank untuk mengajukan pinjaman modal usaha.

Menteri Ferry Mursyidan Baldan (kiri) bersama Kepala Dinas Pasar Semarang Trijoto Sardjoko. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Menteri Ferry Mursyidan Baldan (kiri) bersama Kepala Dinas Pasar Semarang Trijoto Sardjoko. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Ferry Mursyidan Baldan saat mengunjungi tempat relokasi PKL Tlogosari yang baru. Ferry menyampaikan, pembuatan sertifikat untuk PKL sesuai Peraturan Menteri (Permen) No 2 tahun 2016 tentang pendayagunaan tanah negara untuk pedagang kaki lima.

“Permen ini untuk memberikan kepastian bahwa para pedagang kaki lima pun, berhak atau bisa memliki hak guna akses atau hak guna bangunan. Agar mereka bisa berdagang di tempat yang disiapkan oleh pemerintah, jadi bangunan dan lahan disiapkan pemerintah tapi mereka mendapatkan sertifikat HGB,” kata Ferry kepada wartawan, Minggu (6/3).

Ferry menuturkan, dengan dimilikinya sertifikat HGB oleh PKL, maka bisa memberi kepastian secara hukum mengenai keberadaan tempat usaha mereka. Di sisi lain, sertifikat tersebut bisa dijadikan jaminan untuk melakukan pinjaman ke bank untuk menambah modal usaha.

“Sebagai sebuah sertifikat hak atas tanah jenisnya HGB itu bisa menjadi sebagai jaminan untuk perbankan jika mereka menginginkan, dan kita sudah kerja sama,” tandasnya. (din)

You might also like

Comments are closed.