Eks Striker Martapura FC Merapat ke PSIS

Johan Yoga saat masih berseragam Martapura FC. Foto Metrosemarang/dok martapura fc
Johan Yoga saat masih berseragam Martapura FC. Foto Metrosemarang/dok martapura fc

SEMARANG – Perburuan striker anyar PSIS mulai memasuki fase akhir. Pelatih M Dofir memberi sinyal positif untuk merekomendasikan eks penyerang Martapura FC Johan Yoga Utama sebagai pendamping Hari Nur Yulianto.

Johan Yoga sudah bergabung bersama pemain-pemain seleksi di Stadion Jatidiri, Senin (29/12) sore. Meski hanya tampil sekitar 20 menit, bomber 24 tahun itu sudah mampu memikat tim pelatih. “Kita semua sudah tahu kualitas dia (Johan) seperti apa. Mungkin hanya masalah kebugaran yang masih harus dipantau,” kata Dofir, usai memimpin proses seleksi.

Pelatih 46 tahun itu memberi poin plus buat Johan. Menurut dia, Johan punya kharakteristik yang menyerupai striker PSIS musim sebelumnya Julio Alcorse. Dengan ukuran 182 cm, jebolan PSIS Yunior itu cukup ideal sebagai seorang target man.

Dia juga punya pengalaman merumput bersama klub-klub besar di Kalimantan. Selepas meninggalkan PSIS tahun 2009 silam, Johan dipinang Persiba Balikpapan. Selanjutnya, penyerang kelahiran Semarang itu melanjutkan petualangannya bersama Persisam Putra Samarinda, sebelum berlabuh di Martapura FC.

Meski sempat melakukan trial bersama Persebaya, Johan mengaku berhasrat kembali ke Semarang. “Kalau memang berjodoh, saya siap membela PSIS. Apalagi, keluarga saya juga berada di Semarang,” ungkapnya.

Jika Johan jadi bergabung, Dofir pun bakal lebih fokus untuk menutup lubang di sisi kiri penyerangan, yang musim kemarin dikuasai Ronald Fagundez. “Saya tidak akan mengubah kerangka tim musim kemarin. Saat ini, kami masih mencari pemain-pemain yang pas untuk mengisi beberapa pos yang masih lowong,” imbuh Dofir.

Untuk mengisi sisi sayap, Dofir sudah punya proyeksi dari beberapa pemain yang masih dipertahankan. Salah satunya adalah Arif Fatul. Selain Johan Yoga, eks gelandang Persiku itu rencananya bakal disodorkan ke manajemen untuk direkrut.

“Kami akan pantau terus dalam seleksi selanjutnya. Ribut (Pujiono) dan Rizky (Yulian) juga cukup bagus, tinggal bagaimana nanti kondisi terakhir. Karena kami ingin mengamati kondisinya saat ini, bukan musim kemarin,” tandasnya. (twy)

You might also like

Comments are closed.