Ekspansi Bisnis, Toyota Rangkul 92 UKM Otomotif Jateng

METROSEMARANG.COM – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMI) sebagai raksasa otomotif asal Jepang berancang-ancang melebarkan jaringan bisnisnya di Jawa Tengah dengan menjalin kerjasama dengan 92 Small to Medium Enterprise atau pelaku UKM lokal.

Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Warih Andang Tjahjono, President Director TMMI mengatakan, pihaknya sedang mengincar dua sentra UKM otomotif yang ada di Jateng masing-masing berada di Kecamatan Ceper Kabupaten Klaten dan Tegal.

Pengembangan jaringan bisnis tersebut merupakan arahan dari Gubernur Jateng yang menginginkan UKM otomotif dilibatkan dalam jaringan industri skala nasional.

“Kebetulan Pak Gubernur saat ini konsentrasi di dua area tersebut. Kami akan melakukan penguatan enterprise serta vokasi pengembangan area otomotif. Pilihannya ya di Ceper dan Tegal,” ungkap Warih usai bertatap muka dengan Gubernur Ganjar Pranowo di kantor gubernur Jalan Pahlawan, Selasa (11/7).

Di Jawa Tengah sendiri, ia menyatakan terdapat 92 pelaku UKM yang akan diajak kerjasama oleh pihaknya. Ia bahkan akan menyambangi satu per satu sentra UKM otomotif yang ada di sana.

“Dan kami akan mengembangkan pengolahan produksi yang bagus dan melakukan pendampingan bagi sumber daya manusianya. Tiga orang di masing-masing UKM nantinya direkrut untuk dibekali training di Jakarta. Setelah itu, akan kami lihat nanti apa saja yang harus dievaluasi,” jelasnya.

Program pelatihan bagi para pelaku usaha lokal akan dilakukan selama rentang waktu dua minggu. Ia berharap mereka mampu menggali kemampuannya dalam memproduksi komponen mobil berdaya saing tinggi.

Pihaknya mengaku sudah memetakan sentra-sentra industri otomotif yang akan diajak kerjasama pada tahun ini. “Sudah mapping ke daerah-daerah. Di Ceper itu ada industri pengecoran perlengkapan skala kecil. Nah yang seperti itulah yang akan kita lokalkan,” ungkap Warih.

Sedangkan Gubernur Ganjar Pranowo memberi dukungan penuh kepada Toyota untuk melakukan pendampingan bagi UKM lokal. Sehingga harapannya Toyota mampu memaksimalkan local content supaya meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM.

“Kita punya tiga SMK yang mampu menghasilkan lulusan terbaik. Buktinya, sebanyak 70 persen di antaranya sudah diserap perusahaan nasional,” tukasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.