Ekspor Jateng Selama April Anjlok 13,52 Persen

METROSEMARANG.COM – Aktivitas ekspor barang dari Jawa Tengah menuju berbagai negara tujuan sepanjang bulan April 2017 kemarin merosot hingga kisaran angka 13,52 persen bila dibandingkan kondisi bulan sebelumnya.

Terminal Petikemas Semarang.
Ilustrasi. Suasana Terminal Peti Kemas Semarang. Foto: metrosemarang.com/dok

Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, transaksi ekspor selama April kemarin hanya berkutat pada angka 452,93 Juta Dollar Amerika. Jumlah ini mengalami penurunan signifikan dari bulan Maret masih mencapai 523,72 Juta Dollar Amerika.

Bahkan, perbandingan dari tahun lalu pada bulan yang sama pun juga turun sebesar 0,14 persen. Kepala BPS Jawa Tengah, Margo Yuwono menganggap penurunan transaksi ekspor di wilayahnya dipicu kondisi perekonomian di sejumlah negara tujuan belum begitu membaik sampai sekarang.

“Rata-rata ekonomi Eropa dan Amerika Serikat belum terlalu bergairah. Sebab, kondisinya memang masih labil,” kata Margo saat bertemu wartawan di kantornya Jalan Pahlawan Semarang, Senin (15/5).

Padahal, ia menyebut destinasi ekspor bagi pelaku usaha lokal kini mulai dialihkan ke Amerika Serikat, Jepang dan Tiongkok.

Ia bilang nilai ekspor ke Negeri Paman Sam kini mencapai 104,66 Juta Dollar Amerika, ekspor ke Negeri Sakura mencapai 52,65 Juta Dollar Amerika serta ekspor ke Negara Panda juga mencapai 47,07 Juta Dollar Amerika.

“Ketiga negara ini punya kontribusi terhadap nilai ekspor kita sebesar 47,25 persen. Transaksi yang lumayan banyak walaupun kondisinya kini belum terlalu membaik,” jelas Margo.

Untuk di kawasan Asean sendiri, ia menambahkan terdapat total transaksi ekspor senilai 179,25 Juta Dollar Amerika. Kontribusinya masih kecil dari negara tujuan lainnya. Pun demikian dengan Uni Eropa, lanjutnya yakni hanya berkontribusi 14,31 persen bagi Jawa Tengah.

“Tapi kalau dicermati lagi, pelaku usaha belakangan ini juga mulai melirik destinasi lainnya. Buktinya selama April kemarin ekspor ke beberapa negara Asia Selatan terdapat perkembangan yang cukup menggembirakan,” jelasnya.

Ia menerangkan pada bulan lalu sejumlah barang yang diekspor didominasi kayu dan barang dari kayu, tekstil dan produk tekstil, serta ragam produk olahan campuran dari pabrik. (far)

You might also like

Comments are closed.