El Nino Diprediksi Masih Terjadi hingga Februari 2016

Dampak El Nino mengakibatkan datangnya musim penghujan di Semarang terlambat. Namun, hujan dengan intensitas ringan bakal mulai mengguyur pada November ini. Foto: metrosemarang.com/dok
Dampak El Nino mengakibatkan datangnya musim penghujan di Semarang terlambat. Namun, hujan dengan intensitas ringan bakal mulai mengguyur pada November ini. Foto: metrosemarang.com/dok

 

METROSEMARANG.COM – Fenomena El Nino diprediksi berlangsung hingga Februari 2016. Hal ini karena suhu muka laut yang hangat di wilayah Pasifik Tengah dan Timur masih terjadi. Sehingga berdampak pada angin pasat timur yang sepanjang tahun bertiup menjadi lemah atau bahkan tidak sampai ke wilayah Indonesia.

Demikian dikatakan Reni Kraningtias, Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Jawa Tengah, saat ditemui di kantornya, Jalan Siliwangi No. 291 Semarang, Rabu (4/11). “Fenomena El Nino sampai Februari 2016 masih terjadi, khususnya Jateng dan sekitarnya,” terang Reni.

Dampak El Nino itu akan mengurangi intensitas curah hujan, seperti yang sekarang ini sedang terjadi. “Musim kemarau yang lebih panjang, musim hujan jadi mundur,” ucapnya.

Sehingga musim hujan akan mundur diperkirakan sampai pertengahan November. Reni mengungkapkan wilayah pantura mulai dari Tegal, Pemalang, Pekalongan akan akan diguyur hujan lebih awal. “Kalau pesisir Semarang pertengahan November,” katanya.

Untuk cuaca Kota Semarang, imbuh Reni, pada November ini masih didominasi cerah berawan. Potensi hujan diperkirakan terjadi pada sore dan malam hari. (CR-08)

 

 

You might also like

Comments are closed.