Elpiji Melon Sulit Ditemui di Bandarharjo, Harganya Melonjak Capai Rp 20 Ribu

Ilustrasi Foto: metrojateng.com/MJ-01
Ilustrasi
Foto: metrojateng.com/MJ-01

SEMARANG – Sejumlah warga Kelurahan Bandarharjo mengeluhkan kelangkaan elpiji 3 Kg (gas melon) di wilayah mereka. Harganya pun naik, dari yang semula hanya Rp 17.000, kini menjadi Rp 20.000 per tabung.

“Masih mending jika harganya mahal tapi masih ada barangnya. Ini harganya mahal dan sulit ditemukan pula,” keluh salah seorang warga, Sukirin, Kamis (21/5).

Dia menceritakan, sulitnya mendapat elpiji 3 Kg ini sudah terjadi sejak awal April lalu. Hingga Mei ini, kelangkaan masih terjadi.

Sukirin berharap, pasokan elpiji ini ada bantuan dari Pemerintah untuk mengatasi kelangkaan bahan bakar utama untuk kebutuhan memasak warga.

“Karena di wilayah kami sulit, warga akhirnya mencari elpiji hingga luar daerah. Ada juga yang membeli ke SPBU yang jauh dari tempat tinggalnya,” tuturnya. (ade)

You might also like

Comments are closed.