Empat Kecamatan di Semarang Rawan Kekeringan

Ilustrasi Foto Metrosemarang/dok warta bromo
Ilustrasi
Foto Metrosemarang/dok warta bromo

SEMARANG – Empat kecamatan di Kota Semarang rawan kesulitan air bersih, terutama pada musim kemarau seperti saat ini. Empat kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Tembalang, Tugu, Banyumanik, dan Gunungpati.

Tidak seluruh wilayah di kecamatan itu rawan kurang air bersih, namun hanya beberapa. Misalnya, Kecamatan Gunungpati di Kelurahan Kalialang, Pekintelan, dan Sukorejo. Kemudian Kecamatan Tembalang di Kelurahan Rowosari.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan pada musim kemarau dipastikan akan muncul problem mengenai air bersih. Terutama mendekati akhir dari musim kemarau. Pihaknya sudah berusaha untuk mengantisipasi hal itu.

‘’Seperti biasa di Kota Semarang pada saat musim kemarau mendekati akhir, maka dipastikan muncul problem mengenai air bersih. Kita sudah mencoba membenahi hal tersebut melalui pembuatan jaringan distribusi pipa air bersih,’’ kata wali kota Senin (1/9/2014).

Upaya tersebut sudah ada kemajuannya. Namun diakui masih ada keluhan dari beberapa masyarakat soal kekurangan air bersih. Pihaknya telah meminta PDAM selaku perusahaan daerah yang menangani air bersih untuk menyiapkan tangki air bersih. ‘’Jadi dimana pun warga pada saat mulai kekurangan air bersih, segera telpon PDAM, kita segera akan kirim air bersih,’’ tegasnya.

Direktur Teknik PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Bambang Nolo Krisno mengatakan, siap memenuhi kekurangan air bersih pada musim kemarau ini. Enam truk tangki air telah disiapkan untuk distribusi air bersih kepada masyarakat. ‘’Kita bekerjasama dengan BPBD untuk peta rawan kekurangan air bersih. Setiap titik lokasi kekurangan air bersih dialokasikan dua tangki air per hari, gratis,’’ katanya.

Pengiriman bantuan air bersih, kata dia, biasanya didasarkan pada laporan warga. Mengingat pihaknya akan kesulitan mengirimkan bantuan air bersih jika tidak ada pengelolaan yang dilakukan warga sekitar. ‘’Kami siap mengirimkan bantuan air bersih. Silakan lapor kalau memang daerahnya kesulitan air bersih, tidak perlu secara formal. Lewat telepon atau surat bisa, kami akan datangi dan kirim air bersih,’’ katanya.

Meski demikian, ia mengakui pada musim kemarau ini belum ada laporan dari warga yang kesulitan air bersih. Tetapi pihaknya siap mengirimkan bantuan air bersih jika ada laporan dari wilayah mana saja. (MS-13)

You might also like

Comments are closed.