Empat Korban Kecelakaan Helikopter Basarnas Dapat Santunan Hampir Rp 1 M

METROSEMARANG.COM – Empat anggota Basarnas yang terlibat kecelakaan maut helikopter Dauphin HR-3602 di Gunung Butak, Canggal Candiroto, Temanggung memperoleh santunan mencapai Rp 946 Juta dari pemerintah.

Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Santunan diberikan oleh pihak PT Taspen kepada empat ahli waris korban yang diwakili istri dari Maulana Afandi, Budi Restiyanto, Nyoto Purwanto dan Catur Bambang Sulistyo.

Istri dari almarhum Budi Restiyanto menerima santunan untuk jabatan golongan II C sebesar Rp 242 Juta, istri dari Nyoto Purwanto menerima santunan untuk jabatan golongan II D sebesar Rp 253 Juta, istri dari almarhum Catur Bambang menerima santunan untuk jabatan golongan II C sebesar Rp 260 Juta serta istri almarhum Maulana Affandi menerima santunan untuk jabatan golongan II B sebesar Rp 189 Juta.

Faizal Rahman, Direktur Perencanaan Pengembangan dan IT PT Taspen mengatakan uang santunan yang diberikan dalam bentuk uang pensiunan untuk meringankan beban keluarga korban yang mengalami kecelakaan helikopter di Gunung Butak.

“Kami juga memberikan beasiswa bagi anak-anak almarhum hingga jenjang kuliah. Ini merupakan langkah sigap yang kami lakukan untuk mempercepat pemberian santunan. Semoga keluarga korban dapat menggunakannya sebaik-baiknya,” ungkap Faizal saat menyerahkan santunan di kantor Gubernur Jateng Jalan Pahlawan Semarang, Senin (10/7).

Selain itu, keluarga korban masih berhak mendapat gaji terusan yang ditinggalkan oleh almarhum. Tiap ahli waris mendapat 72 persen dari total gaji milik almarhum.

“Pemberian gaji dalam rentang waktu enam bulan setelah almarhum meninggal dunia. Besarannya tergantung pada setiap golongan jabatan,” jelasnya.

Kepala Basarnas Jateng Agus Haryono mengucapkan terima kasih atas santunan yang diberikan oleh PT Taspen tersebur. Ini, kata Agus merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap para korban yang meninggal dunia di Gunung Butak.

“Tragedi ini tidak akan menyurutkan semangat rekan-rekan Basarnas dan akan terus melakukan pertolongan terhadap korban bencana alam. Semoga nantinya bermanfaat dan mampu meringankan ahli waris yang ditinggalkan,” tuturnya.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan pihaknya kini tengah mengusulkan kenaikan pangkat bagi empat korban dari unsur Basarnas dan prajurit TNI AL.

“Kita sudah berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait agar secepatnya memberikan kenaikan pangkat,” tandasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.