Empat Pasien di RS Kariadi Positif Difteri

METROSEMARANG.COM – Tim medis RSUP Dr Kariadi Semarang menyatakan terdapat delapan pasien yang dirawat di rumah sakitnya karena menderita gejala difteri. Namun, empat di antaranya telah didiagnosis positif mengidap difteri.

RSUP Dr Kariadi
Seorang dokter spesialis anak RSUP Dr Kariadi, Hapsari menyatakan keempatnya berasal dari Kota Semarang, Boyolali, Kendal, Demak dan Magelang.

Untuk pasien yang positif difteri terdiri dari dua dewasa, 2 anak-anak. Tim medis, kata Hapsari telah memberikan penanganan dengan menempatkan pasien di tiap ruang isolasi. Mereka juga memberi obat Anti Difteri Serum (ADS).

“Itu semuanya sekarang sudah pulang. Satu lagi positif tapi meninggal, anak usia 4 tahun pasien rujukan dari Kendal,” ungkap Hapsari, Kamis (22/12).

Ia menjelaskan selain itu masih ada satu pasien anak-anak yang menjalani perawatan di rumah sakitnya dengan kondisi awal mengalami gejala serupa. Tetapi yang bersangkutan kini terapi di salah satu bangsal.

Difteri terdeteksi dari hasil emeriksaan mikrobiologi untuk melihat kuman difteri oleh spesialis mikrobiologis, kemudian secara klinis dilakukan pencegahan kontak jika bertemu dengan pasien difteri.

“Artinya, kewaspadaan apa yang kita lakukan supaya tidak tertular. Yang pertama adalah penggunaan masker bedah (Masker berwarna hijau) bukan N95 yang digunakan untuk pencegahan penyakit menular melalui udara seperti TBC dan Flu burung,” tandasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.