Erlin Bingung Ada Tiga Panggung di Banjir Kanal Barat

Parade perahu hias mewarnai Festival Banjir Kanal Gemerlap 2015, Sabtu (30/5). Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Parade perahu hias mewarnai Festival Banjir Kanal Gemerlap 2015, Sabtu (30/5). Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

SEMARANG – Meski dihibur dengan ribuan lampion cantik yang terbang di langit Kota Semarang, warga yang mendatangi dua festival di Kompleks Banjir Kanal Barat, Sabtu (30/5) malam, mengaku sempat kebingungan dengan adanya tiga buah panggung yang lokasinya saling berjauhan.

Mayoritas warga justru menganggap dua festival yang digelar bersamaan tersebut sebagai satu kegiatan. “Saya heran, kalau satu event kok panggungnya berjauhan banget,” kata salah seorang pengunjung Festival Kaligarang, Erlinda Dwi (20) warga Kradenan Baru Sampangan kepada metrosemarang.com.

Malam itu memang berlangsung dua kegiatan di lokasi yang sama. Festival Banjir Kanal Gemerlap 2015 merupakan hajatan Pemkot Semarang dan Festival Kaligarang yang digarap Dinas PSDA Provinsi Jateng.

Ada tiga panggung di lokasi tersebut. Satu panggung berada di sisi selatan Jembatan Pleret dan dua lainnya berada di bagian utara, yang saling berhadapan.

Hal senada juga dirasakan pengunjung Festival Banjir Kanal Barat, Ryan Adi Nugroho (24) warga Condrokusumo Tengah, Semarang Barat. Ia mengaku tidak tahu jika acara yang dikunjunginya adalah dua festival yang berbeda.

Selain itu dia juga menilai penataan panggung yang dihadirkan di seberang sungai sangatlah tidak pas. “Saya baru saja tahu kalau eventnya berbeda, pantesan jaraknya lumayan. Itu juga panggung yang di seberang sungai kurang menarik, terlalu jauh untuk dilihat,” pungkas Ryan yang datang bersama kekasihnya. (yas)

You might also like

Comments are closed.