Fakultas Kedokteran USM Tunggu Visitasi

METROSEMARANG.COM – Universitas Semarang (USM) tengah berupaya mendirikan Fakultas Kedokteran. Bahkan gedung setinggi enam lantai telah disiapkan lengkap dengan sarana prasarana termasuk kamar mayat dan 26 dokter yang akan mengajar para mahasiswa. Saat ini pihak kampus masih menunggu visitasi.

Rektor USM Prof. Pahlawansjah Harahap

Rektor Prof. Pahlawansjah Harahap mengatakan, USM yang telah terakreditasi B menurutnya merupakan salah satu bukti jika kampusnya dipercaya masyarakat. Maka usaha untuk membuka Fakultas Kedokteran akan terus diperjuangkan.

“Semua sudah siap, hanya nunggu visitasi. Kami berharap tahun ajaran ini bisa dibuka,” ungkapnya saat ditemui metrosemarang.com, Selasa (28/3).

Menurutnya ganjalan izin dan lambatnya proses visitasi lantaran adanya pendapat dari tim Konsorsium Ikatan Dokter yang merasa begitu mudahnya universitas membuka Fakultas Kedokteran. Bahkan saat ini ada tujuh universitas termasuk USM yang mengajukan izin membuka Fakultas Kedokteran tapi harus tertunda.

“Karena dianggap sangat mudah membuka Fakultas Kedokteran maka kesannya jadi negatif, padahal tidak demikian. Kami hanya ingin mencerdaskan anak bangsa,” tegasnya.

Lebih Jauh Prof Pahlawansjah menuturkan, setelah proses pengajuan dari tujuh universitas tadi maka selanjutnya sudah tidak bisa lagi universitas yang membuka Fakultas Kedokteran. “Kami berharap (Fakultas Kedokteran) bukan hanya untuk orang-orang berduit tapi untuk golongan menengah ke bawah. Sehingga yang punya kemampuan akademik bisa jadi dokter,” ungkapnya.

Terlebih kata dia untuk masuk Fakultas Kedokteran saat ini paling tidak membutuhkan biaya sampai R. 300 juta. Maka ia menegaskan jika USM akan berusaha menekan biaya tersebut bahkan jika bisa. Hal ini sebagai bentuk partisipasi USM dalam rangka membantu anak bangsa yang ingin jadi dokter tapi tidak punya uang. (vit)

 

You might also like

Comments are closed.