Festival Cosplay Tutup Rangkaian Bunkasai di Udinus

METROSEMARANG.COM – Penampilan puluhan cosplayer menjadi penutup Festival Budaya Jepang atau Bunkasai yang digelar di halaman parkir Gedung G Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Minggu (8/5). Kehadiran tokoh-tokoh karakter Jepang ini memberi hiburan tersendiri bagi pengunjung yang ingin menghabiskan sisa akhir libur panjang.

Dua cosplayer yang ikut memeriahkan Bunkasai di Udinus. Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri
Dua cosplayer yang ikut memeriahkan Bunkasai di Udinus. Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri

Cosplay merupakan hobi untuk memakai pakaian dan gaya imajinatif dari sebuah karakter populer. Kata cosplay ini sendiri berasal dari kata costume dan play.

Dalam festival yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Sastra Jepang Udinus itu ada dua kategori cosplay yang ditampilkan. Sebanyak 14 cosplayer merupakan peserta dalam lomba cosplay, sedangkan 38 lainnya adalah peserta cosstreet.

Salah satu peserta adalah Bulan yang memakai kostum dari karakter game. Ia mengaku sudah sering mengikuti kompetisi cosplay. “Sudah sering ikut kompetisi, memang hobi saja,” papar mahasiswi Universitas Diponegoro ini.

Peserta cosplay ini tak hanya mereka yang sudah sering ikut kompetisi. Andit yang baru pertama kali mengikuti kompetisi cosplay, membawakan karakter Juvia salah satu tokoh dalam Fairy Tale. “Ini pertama kalinya ikut, pengin nyoba aja,” papar mahasiswi asal Kendal ini.

Baik Bulan atau Andit mengaku berdandan dan menyiapkan kostum sendiri untuk kompetisi ini. Meski hobi mereka terbilang mahal karena biaya kostum yang tidak murah tapi keduanya mengaku tidak keberatan.

Selain kompetisi cosplay, acara festival budaya yang digelar sejak Sabtu (7/5) itu juga dimeriahkan oleh cosplayer yang tidak ikut kompetisi. Mereka biasa disebut cosstreet dan hanya memeriahkan acara dengan berdiri di pinggir jalan dan tidak naik ke panggung seperti halnya cosplayer yang ikut kompetisi. (yulikha elvitri)

You might also like

Comments are closed.