Festival Durian Dinilai Efektif Pertahankan Daerah Resapan dan Cegah Banjir

METROSEMARANG.COM – Festival durian yang setiap tahun digelar dinas terkait secara tidak langsung dapat mempertahankan daerah resapan di wilayah atas Kota Semarang. Karena itu kegiatan ini diminta dapat terus dilaksanakan secara rutin.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyaksikan durian ross milik Trisno yang menjadi juara satu lomba durian pada Semarang Durian Festival, Sabtu (25/2). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, festival durian membuat para petani tertantang membudidayakan buah durian berkualitas baik. Tidak tertarik untuk menjual lahannya. Apalagi menjual kepada investor untuk pembangunan permukiman.

Itu penting mengingat daerah penghasil durian, seperti Kecamatan Mijen dan Gunungpati, merupakan wilayah konservasi. Daerah peresapan di Semarang yang harus dipertahankan. Bila rusak atau beralih fungsi perumahan maka rawan bencana banjir.

‘’Kalau para petani goyah (menjual lahan), maka persoalan banjir di wilayah bawah tidak akan ada habisnya,’’ kata wali kota pada acara festival durian di kawasan Waduk Jatibatang, Sabtu (25/2).

Hendi-sapaan akrabnya, menambahkan festival durian juga tradisi yang menarik. Kesempatan bagi para petani memamerkan atau mempromosikan duriannya. Harapannya durian lokal bisa menasional bahkan internasional.

‘’Masyarakat luas jadi tahu Semarang, meski kota metropolitan, lahan pertanian dan perkebunannya hanya 2,8% luas wilayah, tapi dapat menghasilkan durian yang enak-enak,’’ katanya. (duh)

You might also like

Comments are closed.