Flu Singapura Mulai Menjangkiti Anak-anak di Perumnas Palir Ngaliyan

METROSEMARANG.COM – Informasi virus Flu Singapura yang mulai mewabah di Semarang ternyata bukan isapan jempol. Sedikitnya 10 anak-anak di Perumnas Palir Sejahtera Kelurahan Podorejo Kecamatan Ngaliyan yang terjangkit virus ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun metrosemarang.com, anak-anak yang terjangkit Flu Singapura rata-rata mengalami gejala letih, lemah, lesu dan kehilangan nafsu makan. Setelah beberapa hari muncul bintik-bintik disusul sakit di tenggorokan dan telinga.

Nur Naini menunjukkan bekas bintik-bintik di tangan anaknya yang terjangkit Flu Singapura. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad
Nur Naini menunjukkan bekas bintik-bintik di tangan anaknya yang terjangkit Flu Singapura. Foto: metrosemarang.com/khoiruddin muhammad

Nur Naini, salah satu orangtua yang anaknya sempat terkena virus tersebut mengungkapkan, awalnya ia tak mengira jika anaknya yang berumur 2 tahun 1 bulan juga terjangkit virus yang juga dikenal sebagai penyakit Kaki, Tangan, dan Mulut (KTM).

Melihat tanda-tanda yang terlihat pada anaknya, ia semula menduga hanya terkena cacar biasa. Ia juga sempat memeriksa rongga tenggorokan anaknya dan menlihat seperti ada sariawan.

“Sebenarnya malah saya baru tahu kemarin. Saat itu dokter bilang anak ibu bukan terkena cacar tapi Flu Singapura, nggak papa, itu nggak berbahaya cuma virus saja,” kata Nur Naini warga Perumnas Palir Sejahtera RT 1 RW 11, Jumat (1/4).

Ia menambahkan, flu tersebut memang menyerang anak-anak usia di bawah 5 tahun seperti yang dialami anaknya, Afrisam (2,1). Ia pun menghimbau kepada masyarakat agar tidak panik ketika mendapati anaknya yang terserang Flu Singapura. Karena, flu tersebut bisa diobati dengan rawat jalan tanpa diopnam di rumah sakit.

“Penularannya biasanya melalui kontak langsung, lendir, atau bersin. Jadi memang nafsu makannya langsung hilang, dia nglentruk pinginnya cuma minum,” tandasnya.

Sebelumnya, pihak RSUP Dr Kariadi Semarang mengaku tengah melacak virus Flu Singapura yang dikabarkan menjangkit warga di Kampung Purwosari, Kelurahan Podorejo, Ngaliyan.

Menurut Humas RSUP Dr Kariadi, Parna, virus tersebut hingga saat ini belum bisa dideteksi. Ia pun mengaku belum mengetahui keberadaan warga yang dikabarkan terjangkit virus langka tersebut.

“Belum tahu saya. Akan kami lacak segera,” tegasnya saat dihubungi metrosemarang.com, Kamis (31/3).

Flu Singapura adalah penyakit infeksi virus yang menyebabkan luka seperti sariawan yang banyak pada bibir dan mulut bagian dalam, luka lepuhan juga muncul pada tangan, kaki, dan terkadang pada bokong atau daerah popok.

Penyebab Flu Singapura adalah virus RNA famili Picornaviridae, Genus Enterovirus terdiri dari virus Coxsackie A, virus Coxsackie B, Echovirus dan Enterovirus. (din)

You might also like

Comments are closed.