Forum SMP/MTs Swasta Tolak Rencana Pembanguan SMP Negeri 45

METROSEMARANG.COM – Rencana pembangunan SMP Negeri 45 di Kelurahan Banjardowo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang mendapat penolakan Forum Komunikasi SMP-MTs Swasta di kecamatan setempat. Keberadaan sekolah negeri baru dinilai akan membinasakan sekolah swasta.

Ketua Forum Komunikasi SMP-MTs Swasta Kecamatan Genuk, Ahmad Syafii mengungkapkan, Pemerintah Kota Semarang berencana mendirikan SMP Negeri 45 di Banjardowo yang disebutkan sebagai tanggungjawab pendidikan atas sekira 600 warga terdampak normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) yang direlokasi ke Rusunawa Kudu.

Namun pihaknya menilai, rencana tersebut tidak tepat karena keberadaan SMP/MTs di wilayah Genuk masih sangat cukup menampung anak-anak usia SMP dari warga yang direlokasi tersebut.

‘’Saat ini ada 7 SMP swasta dan 5 MTs. Selain itu ada 3 SMP Negeri, yakni SMP Negeri 20, SMP Negeri 43, dan SMP Filial Negeri 20 Semarang. Tidak jauh dari wilayah Genuk, juga ada SMP Negeri 34 dan SMP Negeri 1 Sayung,’’ terangnya, Jumat (30/3).

Sehingga menurutnya, jumlah SMP-MTs tersebut sudah lebih dari cukup untuk menampung anak-anak usia SMP. Termasuk kebutuhan akan adanya sekolah negeri di wilayah itu juga sudah cukup karena sudah ada beberapa sekolah negeri.

Di samping itu, faktanya jumlah siswa SD kelas 6 semakin tahun semakin berkurang. Di wilayah Genuk terdapat 29 SD/MI negeri dan swasta yang setiap tahunnya meluluskan kurang lebih 1.725 siswa. Kurang lebih 850 siswa di antaranya mendaftar di 3 SMP Negeri yang ada di Genuk.

‘’Sisanya 875 baru mendaftar di SMP-MTs swasta di Genuk yang berjumlah 12 sekolah. Sehingga tiap sekolah kemungkinannya hanya mendapatkan pendaftar kurang lebih 73 siswa setiap tahun,’’ katanya.

Kondisi itu, akan berbeda lebih memprihatinkan lagi kalau Dinas Pendidikan mendirikan SMP Negeri 45. Nasib SMP/MTs swasta hampir dipastikan akan semakin sulit untuk mendapatkan siswa baru.

‘’Seharusnya potensi sekolah swasta yang ada dimaksimalkan dan dibina, bukan malah justeru terkesan akan dibinasakan,’’ tandasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.