FOTO: Konvoi Kelulusan “Putih Abu-Abu” Berakhir di Kantor Polisi

METROSEMARANG.COM – Ratusan siswa berseragam putih abu-abu diamankan oleh petugas Polsek Semarang Selatan dan Polrestabes Semarang, Kamis (3/5) sore. Mereka dihentikan paksa saat arak-arakan menggunakan sepeda motor karena dinilai mengganggu pengguna jalan lain.

Dari pantauan metrosemarang.com, awalnya beberapa siswa bergarak di Jalan Ahmad Yani menuju Lapangan Simpang Lima. Mengenakan baju warna-warni akibat semprotan cat berwarna, tak sedikit dari mereka yang tak memakai helm. Bahkan, di sepanjang perjalanan mereka sempat bersi tegang dengan beberapa warga yang melintas lantaran mengganggu pengguna jalan lain.

Namun, sesampainya di jalan sekitaran Simpang Lima, beberapa petugas kepolisian telah bersiaga memantau pergerakan para siswa tersebut. Para siswa kemudian dihentikan paksa oleh petugas di sekitar Ace Hardware Simpanglima. Tak sedikit yang mencoba berbalik arah guna menghindari petugas. Namun aksi tersebut tak membuahkan hasil lantaran bisa dicegah oleh petugas.

Gerombolan remaja tersebut kemudian diperiksa oleh petugas. Pemeriksaan dilakukan dengan menggeledah barang bawaan yang ada di dalan tas maupun jok sepeda motor mereka.

Saat dalam pemeriksaan petugas, muncul rombongan konvoi lain yang juga datang dari arah Jalan Ahmad Yani. Senasib dengan rombongan pertama, mereka juga diamankan oleh petugas.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Semarang Selatan Kompol Deddy Mulyadi mengatakan sebelumnya pihak kepolisian telah bekerja sama dengan sekolah-sekolah di Kota Semarang untuk menyarankan siswa memantau pengumuman kelulusan di rumah. Mereka tak perlu datang ke sekolah karena informasi kelulusan sudah disebar secara online.

“Kami sebenarnya sudah menghimbau untuk adik-adik ini adar tak perlu datang ke sekolah melihat informasi pengumuman kelulusan. Karena informasi tersebut sudah disebar secara online. Tapi mungkin karena ingin merasakan euforia ya mereka akhirnya turun ke jalan. Sayangnya beberapa dari mereka ada yang tidak tertib,” ujar Deddy.

Para siswa tersebut kemudian digelandang ke Mapolrestabes guna diberi pembinaan. Beberapa ada yang diangkut menggunakan truk Dalmas Polrestabes Semarang. Sedangkan lainya diminta menuntun sepeda motor yang ditunggangi sampai ke Mapolrestabes Semarang. (fen)

You might also like

Comments are closed.