Gagal Bendung PSIS, Pelatih Sragen United Keluhkan Kinerja Wasit

METROSEMARANG.COM – Sragen United gagal total saat menyambangi markas PSIS Semarang, Kamis (4/5). Pelatih Jaya Hartono menuding wasit menjadi biang kekalahan timnya yang dipaksa takluk dengan skor 1-2.

Jaya Hartono menyoroti kinerja wasit yang memimpin pertandingan PSIS vs Sragen United. Foto: metrosemarang.com

Meladeni PSIS di Stadion Jatidiri, Lucky Wahyu dkk sebenarnya memulai pertandingan dengan start mulus ketika Andrid Wibawa sanggup mencuri gol saat laga memasuki menit kedua. Tapi, anak asuh Jaya Hartono tak mampu mempertahankan keunggulan. Gawang Sragen United yang dikawal Andi Setiawan malah dua kali dikoyak oleh M Ridwan dan M Yunus.

“Selamat untuk PSIS tapi pemenang pertandingan kali ini adalah wasit. Wasit beberapa kali melakukan blunder dengan keputusan-keputusan yang menguntungkan tuan rumah,” tutur Jaya dalam sesi jumpa pers usai pertandingan, menyoroti kinerja wasit Yudi Prasojo dari Payakumbuh.

Mantan bek Timnas ini juga mempertanyakan proses terjadinya gol kemenangan PSIS yang  berawal dari free kick. Gol itu diawali dari perebutan bola pemain Sragen Agung Wowot dengan Franky Mahendra.

Menurut dia, posisi pemainnya lebih menguntungkan. “Tapi wasit justru . memberi free kick untuk mereka (PSIS),” cetusnya.

Jaya juga mengklaim seharusnya timnya mendapat hadiah penalti di menit-menit akhir karena salah seorang pemain tuan rumah melakukan hand ball. “Saat technical meeting kita sudah sepakat untuk menjunjung fair play, tapi itu tidak terjadi,” ucapnya.

Pemain Sragen United merayakan gol Andrid Wibawa ke gawang PSIS. Foto: metrosemarang.com

Meski gagal mencuri poin, eks pembesut Persik Kediri itu tetap mengapresiasi perjuangan pemainnya yang menurutnya lebih bagus ketimbang saat dikalahkan Persis Solo. Keputusan menempatkan Andrid Wibawa sebagai alone striker juga sukses memberi shock therapy bagi pertahanan PSIS.

“Secara permainan sudah lebih bagus daripada saat kalah dari Persis kemarin. Andrid memang sengaja saya fungsikan sebagai striker karena kami butuh kecepatan dia,” tutur Jaya.

Hasil ini menjadi kekalahan kedua beruntun yang didapat Sragen United dari tiga pertandingan. Padahal tim yang bermarkas di Stadion Taruna ini sempat tampil mengejutkan dengan menundukkan tuan rumah Persipon Pontianak di pekan perdana.

Kekalahan ini belum membuat Sragen United tertahan di papan tengah klasemen sementara Grup 4 dengan torehan tiga poin. Sedangkan PSIS yang meraih hasil sempurna dalam tiga laga naik ke puncak klasemen menggusur Persis dengan poin 9. (twy)

 

You might also like

Comments are closed.