Gagal Selesaikan Pekerjaan, Dua Kontraktor DPU Di-blacklist

METROSEMARANG.COM – Dua kontraktor yang mengerjakan proyek peningkatan jalan dan pedestarian di Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang di-blacklist (masuk daftar hitam) karena tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya hingga batas waktu habis.

Dua kontraktor proyek perbaikan jalan di Semarang di-blacklist karena gagal menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal. Foto: metrosemarang.com/dok

Kepala DPU Kota Semarang Iswar Aminuddin menyebutkan dua kontraktor tersebut adalah PT Dipo Mulyo Mas dan PT Dinamika Persada Sehati.

“Yang pertama mengerjakan pekerjaan pedestrian dan saluran air di Jalan Indraprasta, dan yang kedua menggarap peningkatan Jalan Gotong Royong,” terangnya, Jumat (12/1).

Menurutnya, pekerjaan pedestrian Jalan Indrapasta hanya menyelesaikan 90 persen hingga habis masa kontrak. Kontraktor minta perpanjangan waktu dan bersedia terkena penalti namun tetap ia tolak.

Pihaknya menilai, kontraktor tidak memiliki komitmen yang kuat untuk menyempurnakan pekerjaan. Salah satunya terbukti dari minimnya tenaga kerja yang dikerahkan.

“Sudah sejak akhir November terus kita pantau dan kita ingatkan agar segera mengebut pengerjaan, namun mereka ledha-ledhe hingga di akhir Desember tetap saja belum rampung,” katanya.

Adapun pengerjaan Jalan Gotong Royong hingga deadline berakhir hanya selesai 48 persen. Karena itu pihaknya langsung  memberikan label black list kepada kontraktor dari Pati yang juga mengerjakan pekerjaan Jalan WR Supratman tersebut.

Menariknya, manajemen PT Dinamika Persada Sehati sama sekali tidak mau mengambil biaya penyelesaian pekerjaan yang sudah dirampungkan tersebut. 

“Jadi memang ada skema untuk menerima pembayaran sebesar presentase yang sudah diselesaikan. Jika rampung 48 persen ya akan kami bayar sebesar itu dari total anggaran yang ada,” pungkasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.