Galakkan Urban Farming, Warga Panjangan Asri Ramai-ramai Tanam Cabai

METROSEMARANG.COM – Warga Panjangan Asri Blok K 8 Kelurahan Manyaran Kecamatan Semarang Barat terlihat berkerumun di salah satu rumah warga guna bercocok tanam. Tanaman yang ditanam di antaranya cabai dan tanaman obat seperti kunir.

Warga Panjangan Asri Blok K 8 Kelurahan Manyaran Kecamatan Semarang Barat terlihat menanam cabai dalam polibag. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Ketua RT 6 RW 8 Panjangan Asri Kelurahan Manyaran, A Gunawan Agung S mengatakan, kegiatan warga itu berdasarkan program yang digalakkan oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi terkait Urban Farming atau konsep pertanian perkotaan. Serta hasil breafing Camat Semarang Barat bersama para Lurah untuk melakukan penanaman holtikultura di halaman rumah masing-masing.

“Instruksi Wali Kota Semarang untuk menjadikan kampung-kampung di Semarang menjadi lebih baik. Tanaman yang di instruksikan di antaranya cabai, tomat, terong, jahe, kunir, dan tanaman obat keluarga lainnya. Untuk RT 6 ini kami menanam cabai dan kunir,” katanya, Senin (20/3).

Selain itu, penanaman ini diharapkan warga dapat memanfaatkan lahan terbatas melalui penanaman holtikultura dengan menggunakan pot sederhana.

“Apalagi saat ini harga cabai sedang tinggi, jadi harapannya warga dapat menanam sendiri dan merasakan hasilnya. Dengan ini pengeluaran rumah tangga bisa ditekan karena bahan pangan tersedia di pekarangan masing-masing,” ujarnya.

Beruntung, terdapat salah satu  warga yang  berpengalaman dalam hal bercocok tanam sehingga dapat menularkannya ke warga yang lain. Ari Koeswoyo menyebutkan, bahan-bahan yang diperlukan sangat mudah, yaitu media tanam yang terdiri dari tanah hitam, pupuk kandang, dan sekam atau gabah serta polybag yang dibiayai dari uang kas RT.

“Prosesnya pun sangat mudah. Benih disemai selama 1 bulan untuk kemudian dipindah ke polybag atau media yang lain,” ujarnya sambil memberi instruksi kepada warga. (duh)

You might also like

Comments are closed.