Gandeng Mahasiswa Tekan Thalassaemia

Mahasiswa dan karyawan Unika Soegijapranata mengikuti screening darah, Rabu (27/5). Kegiatan ini diprakarsai CSR kesehatan Bank OCBC NISP. Foto: metrosemarang.com/indra prabawa
Mahasiswa dan karyawan Unika Soegijapranata mengikuti screening darah, Rabu (27/5). Kegiatan ini diprakarsai CSR kesehatan Bank OCBC NISP. Foto: metrosemarang.com/indra prabawa

SEMARANG – Minimnya pengetahuan masyarakat mengenai Thalassaemia, membuat penderita penyakit ini meningkat dari tahun ke tahun. Bank OCBC NISP menggandeng Unika Soegijapranata untuk melakukan screening darah, sebagai salah satu pencegahan penyakit kelainan sel darah merah itu.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (27/5) tersebut dilakukan di Gd Mikael dan diikuti ratusan mahasiswa serta karyawan kampus setempat. Menurut Tina Tjintawati Division Head Corporate Communication OCBC NISP mengatakan, kegiatan sosial edukasi difokuskan kepada mahasiswa usia produktif dan generasi muda.

“Di tahun 2011 CSR kesehatan NISP fokus ke penyakit Thalassaemia, kegiatan ini berkelanjutan sampai tahun ini. Rencananya, kegiatan CSR Thalassaemia diadakan di 6 kota, dimulai dari Kota Semarang,” katanya.

Tina Tjintawati menambahkan kegiatan ini untuk membantu mengurangi jumlah penderita di Indonesia yang saat ini mencapai 6.000 orang. Diharapkan, mereka yang terlibat dalam kegiatan ini bisa memberi sosialisasi kepada orang-orang di sekitarnya.

Sementara, Dr Hadi Sarosa, Ketua Persatuan Orangtua Penderita Thalassaemia Indonesia (POPTI) Semarang menambahkan, ciri-ciri penderita Thalassaemia biasanya hemoglobin darahnya rendah seperti anemia (kekuarangan sel darah merah).

“Di Kota Semarang jumlah penderita Thalassaemia 150 orang, paling banyak usia 12 tahun. Penyakit ini termasuk penyakit keturunan, dan pencegahannya melalui screening darah,” kata dia. (CR-01)

 

You might also like

Comments are closed.