PNS Pemprov Tak Boleh Bawa Kendaraan, Ganjar Ngantor Bersepeda

Gubernur Ganjar Pranowo bersepeda ke kantor bersama beberapa stafnya. Foto: metrosemarang.com/Anton Sudibyo
Gubernur Ganjar Pranowo bersepeda ke kantor bersama beberapa stafnya. Foto: metrosemarang.com/Anton Sudibyo
METROSEMARANG.COM – Sesuai Peraturan Gubernur Jateng, PNS di lingkungan Pemprov Jateng dilarang menggunakan kendaraan bermotor ketika berangkat ke kantor pada Jumat pekan terakhir tiap bulannya. Berkomitmen dengan aturan tersebut, pada Jumat (27/11) pagi, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berangkat ke kantornya dengan bersepeda
Ganjar berangkat dari Rumah Dinas Puri Gedeh pukul 06.00. Karena hari Jumat, ia tak mengenakan seragam pakaian dinas harian (PDH) layaknya PNS. Ganjar mengenakan kaos putih bertuliskan “Jateng Gayeng” dan celana ketat layaknya pembalap sepeda.
Dari Puri Gedeh, Ganjar yang didampingi ajudan dan beberapa pegawai Pemprov tidak langsung menuju Gubernuran. Ia memilih jalan memutar melewati Jalan Tumpang menuju arah Sampangan. Dari situ rombongan melewati rute Jalan Kelud, Jalan Kali Garang, Jalan Dr Soetomo, Tugu Muda, Jalan Pandanaran, Simpanglima, dan berakhir di Jalan Pahlawan.
Di Jalan Pahlawan, Ganjar sempat mampir di Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng. Ia hanya berputar-putar saja di halaman depan kantor itu untuk melihat apakah perintahnya dipatuhi para pegawai.
Pengecekan lapangan juga dilakukan Ganjar ketika sampai Kantor Gubernur Jateng. Halaman Gubernuran yang biasanya penuh mobil memang nampak sepi. Namun Ganjar melihat masih ada beberapa mobil parkir.
Menurut Ganjar, PNS Pemprov Jateng terbagi dalam beberapa kelompok dalam menyiasati aturan. Kelompok pertama, patuh dengan berangkat ke kantor naik kendaraan umum atau sepeda. Kedua, kelompok setengah patuh ialah yang berangkat diantar dengan kendaraan.
Ketiga, kelompok tidak patuh ialah yang tetap naik kendaraan pribadi kemudian diparkir di luar Gubernuran. “Kelompok ketiga ini yang tidak taat. Itu coba lihat pada parkir memenuhi bundaran Taman KB,” katanya.
Ganjar mengatakan, larangan berkendaraan bermotor tiap Jumat keempat agar PNS menjadi teladan masyarakat. Tujuannya, perilaku masyarakat dalam menggunakan kendaraan bermotor berkurang yang akhirnya bisa mengurangi emisi, meminimalisir macet dan kecelakaan lalu lintas. (byo)
You might also like

Comments are closed.