Ganjar: Pasar Harus Perhatikan Listrik, Hydran, dan Akses Masuk Damkar

Gubernur Ganjar Pranowo saat meninjau lokasi kebakaran di Pasar Johar, Minggu (10/5) siang. Foto: metrosemarang.com/anton sudibyo
Gubernur Ganjar Pranowo saat meninjau lokasi kebakaran di Pasar Johar, Minggu (10/5) siang. Foto: metrosemarang.com/anton sudibyo

SEMARANG – Banyaknya kebakaran pasar tradisional yang disebabkan korsleting listrik seharusnya menjadi pelajaran. Hidran yang mati dan sulitnya akses pemadam kebakaran membuat kebakaran pasar sulit dipadamkan.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta pemerintah kabupaten/kota untuk belajar dari kebakaran Pasar Klewer Solo dan Johar Semarang. “Cek instalasi listrik dan hidran secara rutin, kalau perlu per tiga bulan. Kalau ada yang perlu diganti segera diganti,” katanya, usai meninjau kebakaran Pasar Johar, Minggu (10/5).
Revitalisasi pasar tradisional pun tidak bisa sembarangan. Ganjar meminta pemda untuk bekerja sama dengan PLN dan dinas pemadam kebakaran setempat. Dalam mendesain bangunan, harus memperhatikan akses kendaraan pemadam kebakaran.
“Tata kelola pasar diperhatikan, kerja sama dengan PLN untuk cek instalasi listriknya. Koordinasi dengan damkar agar mobil pemadam tidak sulit masuk,” jelasnya. (byo)
You might also like

Comments are closed.