Gara-gara Bambu, Rumah Pak RW Nyaris Jadi Abu

Tumpukan bambu yang menjadi sumber kebakaran di Mangkang Wetan, Rabu (2/9). Foto: metrosemarang.com/ahmad wakid
Tumpukan bambu yang menjadi sumber kebakaran di Mangkang Wetan, Rabu (2/9). Foto: metrosemarang.com/ahmad wakid

SEMARANG – Bahaya kebakaran menjadi ancaman serius bagi warga Semarang dalam beberapa hari terakhir. Meningkatnya suhu udara akhir-akhir ini juga menjadi salah satu pemicu terjadinya kebakaran.

Salah satunya adalah kasus yang terjadi di Mangkang Wetan, Rabu (2/9) siang tadi.  Si jago merah nyaris menghanguskan rumah milik Muhromin Iksan, Ketua RW 02 Kelurahan Mangkang Wetan, Kecamatan Tugu. Penyebabnya diduga karena tumpukan bambu yang berada di atas balkon rumahnya.

“Mungkin penyebabnya karena tumpukan bambu di atas balkon yang tertutup seng sejak tahun 2012. Karena terlalu lama dan saking panasnya terik matahari jadi terbakar. Padahal tidak ada seorang pun di atas (balkon),” kata Nuriyanti, istri Iksan, kepada metrosemarang.com.

Nuriyanti yang sempat melihat gumpalan asap, sekitar pukul 12.00, semula justru mengira asap tersebut berasal dari tetangga yang sedang memasak. “Saya sempat lihat asapnya, tetapi saya kira dari rumah tetangga yang sedang memasak,” tambahnya.

Beruntung ada salah satu tetangganya yang segera memberitahu, sehingga Nuriyanti bersama warga segera memadamkan api yang berkobar dengan peralatan sedanya. “Segera saya padamkan bersama warga, kebetulan juga bapak (suami Nuriyanti) sedang di luar kota,” terangnya.

Kebakaran itu sempat membuat panik Nuriyanti dan warga sekitar. Mereka juga sempat menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran. Namun, dua unit mobil pemadam yang tiba di lokasi akhirnya kembali lagi karena api sudah berhasil dipadamkan warga. (CR-02)

You might also like

Comments are closed.