Gara-gara Cilok, Bocah SD Tewas Kehabisan Napas

tersedak cilok

BATANG – Riska Mutiara Lestari (7) tewas mengenaskan usai mengonsumsi cilok (sejenis bakso-red) yang dijajakan di sekolahnya, Jumat (10/4) siang. Bocah kelas 1 SDN Wonosari, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang itu mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju puskesmas.

Menurut teman sekolahnya, saat jam istirahat pertama Riska bersama anak lainnya membeli jajan yang dijual pedagang di depan sekolahnya. Riska saat itu membeli jajan jenis cilok dan langsung dimakan. Namun tiba-tiba korban mengeluh sakit dan tersedak cilok yang tersangkut di tenggorokannya.

Meski sempat muntah, korban kemudian pingsan dan oleh guru dilarikan ke puskesmas terdekat dengan menggunakan sepeda motor. “Makannya cilok terus tiba-tiba mengeluh sakit dan pingsan. Terus sama pak guru dibawa ke puskesmas,” ujar Sandi, teman korban.

Nyawa anak ketiga pasangan Wahyudi dan Maemunah, warga Dusun Serang RT  14 RW 6 Desa Wonosari Kecamatan Bawang Kabupaten Batang ini tidak dapat diselamatkan saat dibawa ke puskesmas oleh gurunya.

 

Hasil pemeriksaan dokter puskesmas korban Riska sudah dilakukan upaya resusitasi jantung dan paru-parunya. Namun akibat obstruksi atau sumbatan di jalan pernapasan mengakibatkan korban meninggal dunia.

Sedangkan, pihak guru dan Kepala Dinas Pendidikan setempat saat dikonfirmasi untuk menceritakan mengenai seputar kronologi kejadian enggan untuk memberikan keterangan.

Kepala Puskesmas Bawang, Dr Fatkhurohman mengatakan pihaknya sudah melakukan upaya semaksimal mungkin. “Pada tubuh korban ditemukan tanda-tanda warna kebiruan karena kekurangan oksigen yakni pada ujung-ujung jari dan bibir,” terang dia. (MJ-01)

You might also like

Comments are closed.