Gelar Pasar Murah, Bulog Perkuat Kerjasama dengan Pesantren

METROSEMARANG.COM – Perum Bulog Divre Jawa Tengah memperkuat kerjasama dengan pengelola pondok pesantren untuk menggelar pasar murah selama Bulan Ramadan 1438 Hijriyah nanti.

Ilustrasi. Bulog akan memerbanyak pasar murah selama Ramadan dengan menggandeng pesantren. Foto: dok metrojateng.com

Operasi pasar murah yang tergabung dalam program Gerakan Stabilitas Pangan (GSP) tersebut, katanya, saban hari bakal dilengkapi dengan berbagai macam komoditas yang dijual dengan harga terjangkau.

Kepala Perum Bulog Divre Jateng, Djoni Nur Ashari, menyebutkan dalam program itu tersedia 16.600 kilogram beras, 11.700 kilogram gula pasir, 24.000 liter minyak goreng, 1.000 kilogram bawang merah, dan 5.000 kilogram bawang putih.

“Untuk titik keramaian pasar murah dipusatkan di Kantor Bulog, gudang Bulog, kantor-kantor kemitraan, dan kelompok masyarakat yang bekerja sama dengan Bulog, salah satunya pesantren,” ungkapnya, Rabu (24/5).

Lebih lanjut, ia menuturkan semua sembako yang dijual di pasar murah harganya diklaim sudah sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan
pemerintah.

Untuk beras premium dijual mulai
dari Rp 8.300-Rp 9.000 per kilogram, beras aromatik Rp 10.000 per kilogram, daging beku dijual Rp 78.000 per kilogram dan gula pasir Rp 12.500 per kilogram.

Selain itu, bawang merah dijual harga Rp 25.000 per kilogram, bawang putih Rp 38.000 per kilogram dan minyak goreng Rp 11.000 per kilogram.

Untuk memperlancar pendistribusian sembako kepada masyarakat, pihaknya menerjunkan 22 armada yang mobile di sejumlah titik strategis.

Ia berharap mampu mengendalikan harga komoditas bahan pokok hingga Lebaran mendatang. “Dengan adanya GSP yang dilaksanakan secara langsung di titik-titik keramaian ini harapannya tidak ada lagi spekulan yang mempermainkan harga,” tegas Wakil Gubernur Jateng, Heru Sudjatmoko. (far)

You might also like

Comments are closed.