Gol Tunggal Julio Alcorse Bungkam PSCS

image

SEMARANG – Gol tunggal Julio Alcorse di menit 76 sudah cukup untuk membungkam perlawanan PSCS Cilacap di Stadion Jatidiri, Rabu (10/9) malam. Hasil ini membuat peluang PSIS lolos ke babak 8 besar semakin lapang.

Menjamu Cilacap, tuan ruma tampil tanpa dua winger terbaiknya, Ronald Fagundez dan Franky Mahendra. Ahmad Nufiandani dan Saptono kali ini diiberi kesempatan untuk mengisi kedua sisi penyerangan, mendampingi Julio Alcorse.

Kehilangan Fagundez dan Franky cukup mengurangi daya gempur anak-anak Semarang. Sepanjang babak pertama, Fauzan Fajri cs tak mampu benar-benar mengancam pertahanan Laskar Nusakambangan yang digalang Erick Awoundje.

Dani dan Saptono yang diharapkan bisa menghadirkan ancaman dari sisi sayap, belum mampu bermain sesuai yang diinginkan pelatih. Di babak pertama ini, koordinasi antarlini tak berjalan sempurna.

Setali tiga uang, tim tamu juga lebih banyak menunggu di daerah pertahanan sendiri. Anak asuh Gatot Branowo hanya sesekali melancarkan serangan lewat Roberto Kwateh dan Taryono.

Skor kacamata menutup paruh pertama.

Jalannya babak kedua berjalan lebih menarik. Tuan rumah mencoba meningkatkan intensitas serangan melalui kombinasi permainan sayap.

Terus mendapat tekanan, justru PSCS yang mendapat peluang pertama di menit 48. Bola liar di luar kotak penalti PSIS mampu disambar Heru Nerli. Sayang, sepakan eks Persipura ini masih melayang tipis di atas gawang Catur.

Setelah itu, pertandingan mutlak menjadi milik tuan rumah. Nufiandani berkali-kali sukses mengacak-acak sisi kanan PSCS. Sejumlah peluang dihasilkan anak-anak Mahesa Jenar dan memaksa kiper Cilacap Ega Risky bekerja keras.

Serangan bertubi-tubi PSIS akhirnya membuahkan hasil di menit 76. Akselerasi Hari Nur memaksa bek PSCS menghentikannya di kotak terlarang. Wasit Sapari tanpa ampunn menunjuk titik penalti.

Pertandingan sempat terhenti beberapa saat karena pemain-pemain Cilacap memprotes keputusan pengadil asal Bandung itu. Julio Alcorse berhasil menuntaskan sepakan 12 pas menjadi gol dan mengubah skor 1-0 untuk tuan rumah.

Gol Alcorse membuat PSCS tersentak. Roberto Kwateh mulai berani keluar menyerang untuk mengejar defisit gol. Namun, usaha anak buah Gatot Branowo gagal membuahkan hasil. Skor 1-0 bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini membuat PSIS makin nyaman di puncak Grup J babak 16 besar. Mahesa Jenar memetik hasil sempurna dari tiga pertandingan dan mengoleksi sembilan angka. (*)

Susunan Pemain
PSIS 4-3-3: Catur Adi–Welly Siagian, Anam Sahrul, Fauzan Fajri, Safrudin Tahar; Ediyanto, M Yunus, Eli Nasoka; Nufiandani, Saptono, Julio Alcorse

PSCS 3-5-2: Ega Risky–Haudi Abdilah, Erick Awoundja, M Arifin; Julia Mardianus, Rastiawan, Andesi, Saeful Amar, Heru Nerli; Taryono, Roberto Kwateh

You might also like

Comments are closed.