Gondol Anis Merah, Mantan Satpam Nyaris Dimassa

maling manuk

METROSEMARANG.COM – Seorang residivis kasus pencurian bernama Solichin (33) warga Kampung Tawang Rejosari, Semarang Barat, terpaksa harus kembali harus berurusan dengan polisi.

Mantan satpam pabrik itu nekat mengulangi perbuatannya. Ia menggondol burung milik seorang pemilik karaoke di komplek lokalisasi Gambilangu (GBL), pada Minggu (8/10) lalu.

Dengan modus meminta tolong pemilik burung membelikan sate, ia langsung beraksi dan memasukkan burung Anis Merah di dalam sangkar ke jaketnya. Beruntung aksinya kepergok warga dan membawanya kembali ke jerat hukum. “Waktu itu mabuk, jadi agak tidak sadar,” kata Solichin di Mapolsek Tugu (16/11).

Tim Reskrim Polsek Tugu yang menangani perkara Solichin pun langsung melakukan pengembangan. Ternyata ia juga diketahui telah melakukan berbagai tindak pencurian.

Pria yang bebas dari bui setelah mendapatkan remisi 17 Agustus 2015 lalu itu ternyata juga diketahui telah membobol konter handphone di Kaliwungu, Kabupaten Kendal bersama dua rekannya yang masih buron.

“Saya yang bagian masuk, ada dua yang nunggu. Waktu itu mabuk. Ya udah semingguan lalu,” imbuh Solichin.

Namun sayang, saat melakukan aksi pencurian di konter tersebut ia hanya berhasil mengambil lima buah ponsel dan belasan ponsel sampel. Ia pun hanya mendapat bagian Rp 200 ribu.

“Kalau mau mencuri mesti mabuk dulu. Uang hasil mencuri juga buat pergi ke karaoke lagi,” ujarnya.

Sementara, Kapolsek Tugu, Kompol Ana Maria mengatakan pelaku juga diketahui telah mencuri motor bersama teman-temannya. Target pencurian motor dilakukan di kawasan Pantura seperti Kendal, Batang, dan Pekalongan.

“Dia ini residivis tapi belum sembuh. Selain mencuri burung dan ponsel dia juga mencuri sepeda motor. Barang buktinya juga sudah kami amankan,” kata Ana.

Akibat perbuatannya ia dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara dan Undang-undang darurat no. 12 tahun 1951. “Kami juga berkoordinasi dengan jajaran Polres Kendal, karena ada lokasi di sana,” tandas Kompol Ana Maria. (yas)

You might also like

Comments are closed.