GP Ansor Sebut HTI Telah Merongrong Kedaulatan Indonesia

METROSEMARANG.COM – Sepak terjang ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang ingin mengubah ideologi Pancasila dengan khilafah Islamiyah dianggap telah merongrong kedaulatan Bangsa Indonesia.

Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas
Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Pasalnya, Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas menyebut gerakan HTI selama ini telah jelas ingin merusak konsep negara Indonesia.

“Keberadaan HTI jelas tujuannya untuk mendirikan negara khilafah Islamiyah. Mereka berupaya mengganti Pancasila dengan ideologi Islam. Padahal kita tahu bahwa Pancasila yang mampu menyatukan masyarakat Indonesia, karena itulah pasti ada alasan kuat dari pemerintah ketika membubarkan HTI,” kata Yaqut, saat menggelar konsolidasi dengan anggotanya di Hotel Semesta Jalan Wachid Hasyim, Kranggan Semarang, Sabtu (13/5).

Walau begitu, ia meminta masyarakat agar waspada mengingat keputusan pemerintah yang membubarkan HTI sejauh ini baru sebatas langkah politik. Menurutnya pembubaran sebuah ormas harus melewati berbagai proses hukum.

Upayanya untuk memperkuat konsolidasi dengan para kadernya pun dimaksudkan untuk menyatukan persepsi terhadap pembubaran HTI.

Ia kini mendorong pemerintah pusat untuk mengeluarkan imbauan bahwa HTI sebagai organisasi terlarang sehingga kelompok ekstrimis tersebut tidak bisa berkembang.

Pihaknya mendesak agar organisasi radikal lainnya juga dibubarkan.

“Maka dari itu, kelompok-kelompok serupa yang suka ngajak tawuran, mensweeping dan melakukan aktivitas yang tidak mencerminkan perilaku kebangsaan harus ditindak tegas,” terangnya dengan merujuk pada nama organisasi Islam radikal yang ada di Indonesia. (far)

You might also like

Comments are closed.