GP Ansor Siap Lawan Gerakan Radikal bersama BNPT

METROSEMARANG.COM – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus melakukan upaya mencegah ancaman terorisme yang terjadi di Indonesia. Salah satunya dengan menggandeng Gerakan Pemuda Ansor untuk ikut berperan dalam membendung propaganda berbagai paham radikal yang bisa merusak keutuhan bangsa Indonesia.

Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT, Mayjen TNI Abdul Rahman Kadir mengungkapkan apresiasinya terhadap organisasi pemuda di bawah naungan Nahdlatul Ulama tersebut. Menurutnya selama ini GP Ansor sudah berperan aktif ikut melakukan pencegahan terorisme dengan mendeteksi sejak dini gerakan-gerakan radikal.

Penandatanganan komitmen bersama pencegahan terorisme, di Balai Diponegoro Kodam IV, Kamis (28/6). Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Penandatanganan komitmen bersama pencegahan terorisme, di Balai Diponegoro Kodam IV, Kamis (28/6). Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

“Bukan hanya GP Ansor, semuanya harus ikut berperan aktif. Saat ini sasaran yang rentan adalah generasi muda,” kata Kadir saat dialog Pencegahan Paham Radikal Terorisme dan ISIS di Balai Diponegoro Kodam IV/ Diponegoro di Semarang, Kamis (28/4).

Kadir mengatakan, jaringan ISIS merupakan jaringan yang harus diwaspadai saat ini. Penyebarannya di Indonesia harus dihentikan dan dilakukan pencegahan yang signifikan.

Sementara itu Ketua Pengurus Pusat GP Ansor, H Yaqut Cholil Qoumas mengaku siap menggunakan kekuatan penuh untuk ikut menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ia bahkan sudah memerintahkan anggotanyauntuk mencopot spanduk-spanduk radikal yang berisi ajakan makar dari NKRI.

“Kami sudah melakukan antisipasi. Kalau ada spanduk yang isinya bertujuan membubarkan NKRI, jangan ragu-ragu dilepas,” ujarnya.

Menurut dia, selain ISIS ada gerakan radikal yang juga bertujuan mengubah NKRI menjadi Khilafah Islamiah. Ia menegaskan Ansor selalu konsisten melawan gerakan radikal.

“Jumlah anggota Banser kita 1,7 juta se-Indonesia. Sudah kami koordinasikan untuk menanggulangi hal-hal yang bersifat radikal . Kita berharap masyarakat tidak sedikitpun terpengaruh oleh ajakan mereka,” tegasnya. (yas)

You might also like

Comments are closed.