Habis Pawai, Semarang ‘Panen’ Sampah

METROSEMARANG.COM – Sebuah taman di bundaran Titik Nol Kilometer Kantor Pos Johar, ditemukan dalam kondisi rusak lantaran terinjak-injak para penonton parade Semarang Night Carnival (SNC) 2017. Parade defile SNC 2017 itu digelar Sabtu (6/5) malam dari Titik Nol Kilometer sampai ujung Jalan Pemuda.

Atraksi drumband menjadi salah satu hiburan SNC 2017, Sabtu (6/5). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

“Tadi pagi petugas kita menemukan ada taman di bundaran Titik Nol sedikit rusak, karena terinjak-injak warga yang menonton SNC. Tapi setelah itu, upayakan menambal sulam untuk memperbaiki beberapa tanaman yang rusak,” ungkap Muhammad Jaiz, Kepala Bidang Taman, Dinas Permukiman dan Pertamanan Kota Semarang, kepada metrosemarang.com, Minggu sore (7/5).

Jaiz menerangkan saat parade SNC memang banyak warga yang berkumpul di Titik Nol Kilometer. Sebab, menurutnya lokasi itu jadi titik sentral berkumpulnya warga yang ingin melihat dari dekat parade busana lima negara yang bertemakan ‘Paras Semarang’.

Parade SNC 2017 menampilkan lima busana seperti burung blekok dan kembang sepatu.

Jaiz menyebut kerumunan penonton SNC juga menyisakan tumpukan sampah cukup banyak di berbagai sudut Titik Nol Kilometer.

Sampah yang tersisa dari gelaran SNC menjadi berkah bagi pemulung. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Ia mengatakan harus mengerahkan truk sampah untuk membersihkan taman-taman. “Dan yang paling banyak sampahnya ya di Titik Nol. Ada truk yang mengangkut 3-4 kubik sampah,” jelasnya.

Sedangkan di lokasi lainnya sepanjang Jalan Pemuda dan beberapa trotoar, ia menambahkan jumlah sampahnya tak terlalu banyak.

“Paling cuma sedikit-sedikit. Kerusakan tamannya tidak separah yang di Titik Nol,” paparnya. (far)

You might also like

Comments are closed.