Habiskan Rp 182 M, Gedung Mapolda Jateng Diklaim Terbaik di Indonesia

METROSEMARANG.COM – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Tito Karnavian meresmikan gedung baru Mapolda Jateng, Jumat (23/3). Gedung yang dibangun sejak tahun 2016 itu menghabiskan dana sekitar Rp 182,8 miliar dan dinilai menjadi gedung Polda dengan desain terbaik di Indonesia.

Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian, Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Korono berfoto bersama di depan gedung baru Mapolda Jateng, Jumat (23/3). Foto: metrosemarang.com/efendi

“Kita launching resmi Mapolda Jateng yang baru. Kita apresiasi yang tinggi dan tentu kepada pendahulu, Pak Nur Ali yang sudah bekerja keras. Ini masuk polda terbaik se-Indonesia,” kata Tito saat di Mapolda Jateng.

Prosesi peresmian dilakukan dengan menekan sirine dan memotong rangkaian tali dan bunga di pintu masuk. Saat hendak memotong tali, Tito menyerahkannya kepada Mantan Kapolda Jateng, Komjen Pol Didi Widayadi sebagai pemilik desain gedung Mapolda Jateng saat ini.

“Saya serahkan kepada Komjen Pol Didi Widayadi yang memiliki desain gedung,” ujar Tito.

Desain yang dimaksud ialah agar pintu masuk Mapolda sejajar dengan Jalan Pahlawan karena gedung sebelumnya menjorok ke bawah. Kini gedung tersebut dinaikkan dan sejajar dengan jalan serta menjadikan lantai dasar yang terletak setara gedung yang dulu sebagai parkiran dan ruang pelayanan SPKT.

Sedangkan gedung megah tersebut ada sebanyak 7 lantai dan 1 lantai dasar. Di lantai dasar bisa untuk parkir dengan kapasitas 162 mobil dan 90 sepeda motor.

Selain itu, sistem keamanan pada gedung tersebut juga sangat ketat. Ada metal detektor dan sejumlah CCTV serta Security System Gate di pintu masuk. Selain teknis, tampilan juga dipercantik dengan tulisan besar Polda Jawa Tengah di depan gedung dan gapura berbentuk stupa Candi Borobudur.

“Saya harap juga semuanya bisa menjaga dan merawat. Evaluasi kenapa dulu kebakaran terjadi, jangan sampai kejadian itu terulang kembali,” pungkas Tito.

Kapolda Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, gedung baru Polda Jateng memiliki konsep humanis termasuk dari tampilan luar. Hasilnya banyak warga yang sering selfie atau foto bersama dengan latar belakang miniatur stupa Borobudur.

“Konsepnya gedung harus humanis, antara lain ya pagar. Kami desain dengan menggambarkan salah satu keajaiban dunia, Borobudur, yang kebetulan juga logo Polda Jawa Tengah. Setelah kami tempati akhir Desember, kalau pas CFD atau malam hari jadi ajang selfie,” tukas Condro.

Sementara, dalam acara peresmian tersebut juga dihadiri oleh petinggi kepolisian, mantan-mantan Kapolda Jateng yakni Komjen Pol Didi Widayadi, Komjen Pol Dwi Priyatno, Komjen Pol Nur Ali, Forkompimda Jawa Tengah, serta tokoh-tokoh berbagai agama dari berbagai daerah di Jawa Tengah. (fen)

You might also like

Comments are closed.