Hadapi Kekeringan, PDAM Siap Dropping Air Bersih

METROSEMARANG.COM – Kekeringan pada musim kemarau ini sudah mulai melanda sebagian wilayah di Kota Semarang. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Semarang sebagai perusahaan daerah penyedia air bersih pun sudah menyiapkan dropping air bagi warga yang membutuhkan.

Ilustrasi dropping air bersih. Foto: dok metrojateng.com

Namun, PDAM memastikan sejauh ini belum ada permintaan dropping air bersih dari masyarakat. Hal ini diperkirakan karena pada tahun lalu PDAM sudah membangun jaringan-jaringan air ke lokasi-lokasi yang langganan kritis air. Seperti di antaranya di Trangkil dan Meteseh.

”Musim kemarau ini masih oke, belum ada keluhan dari masyarakat. Karena kita di tahun lalu sudah prepare di lokasi-lokasi yang kritis air kita sudah masukan jaringan, jadi kemarau ini masih relatif aman,” kata Direktur Utama PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, Etty Laksmiwati, Selasa (8/8).

Dari ketersediaan air baku menurutnya juga masih lancar. Bahkan di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Kudu yang sempat ada kendala produksi sekarang sudah lancar. Hal itu setelah PDAM bekerjasama dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana dan PJT.

Etty menegaskan, sejauh ini belum ada permintaan dropping air bersih dari masyarakat. Namun seandainya ada pun pihaknya sudah siap tangki air untuk bantu droping air di wilayah yang kekeringan. ”Bukan hanya di wilayah pelanggan tapi non pelanggan pun kita juga akan support,” ujarnya.

Permintaan bantuan dropping air bagi non pelanggan mekanismenya melalui kelurahan dan kecamatan. Namun camat bisa langsung menghubungi ke PDAM dan dijanjikan akan langsung dilayani droping air bersih ke daerah yang dituju secepatnya.

”Kita sediakan sekitar 80 tangki, tapi tingkat kekeringan di Semarang tidak terlalu berat, sehingga (ketersediaan air di masyarakat) masih relatif bagus,” tandasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.