Hadapi Serangan Pekerja Asing, Dinsos Jateng Perkuat Program BLK

phk buruh pabrik jateng semarang
Foto: ilustrasi buruh pabrik

METROSEMARANG.COM – Dinas Sosial Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Dinsosnakertransduk) Jawa Tengah menyatakan, telah siap menghadapi gelombang serbuan pekerja asing saat Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) bergulir mulai 1 Januari 2016. Salah satunya dengan memperkuat program-program pelatihan yang diberikan di Balai Latihan Kerja Indonesia (BLKI) yang tersebar di 35 kabupaten/kota.

Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinsosnakertransduk Jawa Tengah, Sardono mengatakan, penguatan program pelatihan kerja saat ini telah berjalan di tiap BLKI kabupaten/kota. Untuk sementara ini, penguatan program pelatihan difokuskan kepada Kabupaten Cilacap, Brebes, Kudus, Solo, Semarang dan Temanggung.

“Karena di situ terdapat sentra penghasil ikan, bawang merah, tekstil dan garmen,” kata Sardono, saat dikonfirmasi metrosemarang.com, Kamis (31/12).

Di Cilacap, kata Sardono, Dinsosnakertrans terus memberikan banyak pelatihan pengelasan bawah air. Penguatan pelatihan kerja juga diberikan di BLKI Kudus dan Semarang untuk meningkatkan kualitas pekerja pabrik mebel dan garmen.

“Kami berharap pekerja lokal tidak kaget jika tahun depan banyak pekerja asing yang masuk ke pabrik-pabrik di Jawa Tengah,” bebernya.

Meski begitu, ia mengaku belum mengetahui secara rinci berapa banyak jumlah tenaga kerja asing yang masuk ke Jawa Tengah. “Belum tahu berapa jumlah pekerja asing yang masuk ke pabrik-pabrik. Yang pasti kami sudah mengantisipasi sejak jauh-jauh hari,” terang Sardono. (far)

You might also like

Comments are closed.