Hanya 8 Tim yang Bisa Finish di Etape Terakhir Central Java Offroad#4

Kontestan Central Java Offroad#4 usai merampungkan race di Hutan Wisata Penggaron, Minggu (15/11). Foto: metrosemarang.com/budi santoso
Kontestan Central Java Offroad#4 usai merampungkan race di Hutan Wisata Penggaron, Minggu (15/11). Foto: metrosemarang.com/budi santoso

 

METROSEMARANG.COM – ‎Trek yang dijanjikan panitia Central Java Adventure Offroad yang menantang benar-benar terbukti. Hal ini terlihat dari jumlah team yang masuk garis finish di area wisata Hutan Penggaron, Ungaran, Semarang, Minggu (15/11). Dari jumlah total 57 team yang ikut Start dari Museum Ranggawarsita Semarang, Jumat 13 November, hanya 8 team yang berhasil finish secara utuh.

Kedelapan team tersebut antara lain, KJS Purworejo, KMB Prengus Jakarta 1 dan 2, Banjarnegara Offroad, JJS Destroyer, TLCI Semarang. “Sedikitnya team yang hanya finish secara komplit, yakni hanya 8 team menunjukkan bahwa trek atau jalur yang disajikan SJCO kali ini benar-benar menantang sekaligus menyulitkan beberapa team,” jelas Mas Prie, Ketua Pelaksana di sela-sela penutupan acara.

Ditambahkan Mas Prie, jalur yang digunakan kali ini memang berbeda dari jalur-jalur sebelumnya, karena setiap event Central Java Offroad, jalur yang dilalui selalu berbeda.

“Kondisi saat ini yang belum hujan lebat di sisi lain menguntungkan peserta, karena apabila terjadi hujan lebat dan tanah sudah basah, maka kami sangat yakin jalur akan semakin sulit dan mungkin tidak akan ada 8 team yang masuk di garis finish secara utuh,” jelasnya.

Meski demikian, dari rangkuman komentar dari para peserta, Mas Prie menjelaskan bahwa hampir semua peserta merasa puas dengan jalur yang disiapkan pelaksana.

“Kami selalu berpegang teguh pada keselamatan driver dan kendaraan. Artinya, jalur yang kami sajikan tidak asal sulit, tidak asal menantang. Kami juga memikirkan bagaimana keselamatan driver dan co-driver, jadi trek yang kami sajikan diusahakan semaksimal mungkin memuaskan, namun keselamatan pengemudi tetap terjaga, dan kondisi mobil juga tetap sehat,” paparnya menambahkan. (bs)

You might also like

Comments are closed.