Harga Bawang Lokal Mahal, Penjualan Bawang Impor Melejit

METROSEMARANG.COM – Serbuan bawang merah impor dari beberapa negara tetangga mengancam penjualan bawang merah lokal. Pasalnya harga bawang impor jauh di bawah bawang merah lokal.
Bawang merah lokal mulai terancam dengan bawang merah impor yang harganya lebih murah. Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

“Harga bawang impor ini cuman Rp 15 ribu,” ungkap Ngadiran atau akrab dipanggil Giyar, salah satu pedagang bawang merah di Relokasi Pasar Johar kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Senin (27/2).

Giyar mengaku mulai memasok bawang merah impor sejak 6 hari lalu. Dalam satu hari ia mampu menjual sekitar 16 ton bawang merah. “Ini pasokan kemarin masih 2,5 ton, kemarin dapet pasokan bawang merah impor 16 ton,” ujar Giyar.

Giyar biasa mendapat pasokan bawang merah impor dari salah satu agen di Brebes. Bawang merah tersebut dipasok dari beberapa negara tetangga yakni Thailand, India, dan Filipina.

“Ya nggak cuma Brebes, kadang dari Jakarta, kadang juga dari Surabaya,” ujar Giyar.

Untuk kualitas sendiri, bawang merah impor lebih besar dibandingkan dengan bawang merah lokal. Selain itu bawang merah impor lebih tahan lama dibandingkan dengan lokal.

“Namun untuk rasa lebih enak yang lokal dan juga kalau misal buat digoreng yang impor prosesnya lebih lama,” imbuhnya.

Sementara itu, Winarni, pedagang yang lain mengatakan keberadaan bawang merah impor ini bisa merusak pasar bawang merah lokal. Selain harganya yang jauh lebih murah, bawang merah impor fisiknya lebih terlihat menarik.

“Kebanyakan kan nyarinya yang penting murah, meskipun rasanya beda yang penting ada bawangnya,” ujar Winarni saat ditemui di warungnya.

Dia juga mengatakan dari beberapa konsumen yang membeli bawang merah di kiosnya, rata-rata mengaku rasa bawang merah lokal jauh lebih enak.

Winarni memang menjual bawang merah impor dan lokal yang ia pasok dari pamannya. Ia menjual bawang merah impor dengan harga Rp 15-17 ribu saja, sedangkan bawang merah lokal mulai dari Rp 28-33 ribu. (fen)

You might also like

Comments are closed.