Hari Ini PKL Barito Diminta Mulai Pindah ke Pasar Klithikan

METROSEMARANG.COM – Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang bantaran Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) akan mulai direlokasi ke Pasar Klithikan Penggaron. Tahap pertama Dinas Perdagangan Kota Semarang akan memindahkan PKL Barito di wilayah Kelurahan Rejosari.

PKL Jalan Barito mulai boyongan ke Pasar Klithikan. Foto: metrosemarang.com/dok

Atas rencana pemindahan ini para pedagang mengaku siap. PKL di sepanjang BKT Jalan Barito mengaku siap untuk dipindahkan ke Pasar Klitihikan Penggaron. Mereka, bahkan mengaku legowo dan mendukung langkah pemerintah yang akan membangun Sungai BKT.

‘’Ini proyek pemerintah ya kami pasti mendukung, meskipun kami mengharapkan untuk tempat relokasi yang layak,’’ kata Heri, PKL di Jalan Barito, Jumat (5/1).

Meski siap direlokasi, mereka menyatakan saat ini masih menunggu pembagian lapak yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan. Sebab hingga sekarang belum ada kepastian soal lapak yang akan mereka tempati.

‘’Setelah mendapatkan lokasi pasti kami untuk pindah segera,’’ kata Sugeng, PKL lainnya di Jalan Barito.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto menjelaskan, pemindahan PKL Barito diharapkan sudah mulai dilakukan para pedagang pada 5 Januari ini. Di mana relokasi akan diawali oleh PKL di wilayah Kelurahan Rejosari.

‘’Normalisasi BKT sendiri sudah dimulai groud breaking pada hari Jumat ini, dimana normalisasi dimulai dari Jembatan Majapahit hingga muara BKT dengan dana dari pemerintah pusat, dan ditargetkan selesai akhir tahun 2019,’’ katanya.

Sehingga pihaknya mengharapkan pedagang segera pindah ke Pasar Klitikan karena sudah dilakukan sosialisasi dan pengundian lapak Rabu (3/1) kemarin. Jumlah PKL Rejosari ada 188 yang terdiri dari beberapa kelompok, di Klitikan mereka menempati Blok I sampai Blok VI.

Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang Agus Riyanto Slamet berharap, agar pemerintah memberikan fasilitas PKL Barito untuk memindahkan barang-barangnya ke tempat relokasi di Pasar Klitikan. Pemerintah perlu mengupayakan bantuan kendaraan truk.

‘’Kemudahaan untuk pemindahan PKL di bantaran BKT merupakan bagian keguyuban antara Pemkot Semarang dengan para PKL, sehingga proses relokasi akan berjalan lancar. Apalagi barang dagangan PKL antaranya ada aksesoris hingga onderdil kendaraan yang pastinya berat,’’ tegasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.