Hari Pertama Jumat Tanpa Emisi Belum Maksimal

Beberapa mobil dinas masih tampak di area parkir kantor Pemprov Jateng, Jumat (30/10). Foto: metrosemarang.com/abdul arif
Beberapa mobil dinas masih tampak di area parkir kantor Pemprov Jateng, Jumat (30/10). Foto: metrosemarang.com/abdul arif

 

METROSEMARANG.COM – Plt Sekda Provinsi Jawa Tengah, Djoko Sutrisno mengakui, pada hari pertama pemberlakuan larangan membawa kendaraan atau Jumat tanpa emisi bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov belum maksimal. Dia menyebutkan masih banyak pegawai yang berangkat diantar atau pakai kendaraan tetapi diparkir di luar kantor.

“Karena pertama dilakukan, masih banyak kekurangan. Kesiapan masing-masing pegawai juga menyesuaikan terlebih dahulu,” katanya, Jumat (30/10).

Di area parkir gubernuran juga masih ada sejumlah kendaraan. Menurut dia, kendaraan-kendaraan tersebut ada yang memang sengaja ditinggal karena mungkin pegawai akan bertugas di luar kantor. “Di lain  pihak ada tamu dari luar masuk ke kantor Pemprov. Mungkin mereka juga kurang tahu,” katanya.

Dia meminta agar semua pihak menyadari dan memberikan masukan kira-kira seperti apa ke depannya. Terkait aturan baru itu, menurut Djoko, paling aman PNS bisa menggunakan kendaraan umum. Namun, tak semua perumahan pegawai dijangkau oleh kendaraan umum.

Dia juga menyarankan agar para PNS memanfaatkan bus yang disediakan oleh pemda. “Harapannya melalui kebijakan ini bisa meningkatkan kinerja mengendalikan pencemaran udara,” katanya.

Selain itu, kebijakan tersebut juga dinilai Djoko mampu meningkatkan jumlah penumpang untuk kendaraan umum, mengingat selama ini  masih ada sejumlah jalur yang sepi penumpang. Juga sebagai upaya mengurangi volume kendaraan di jalan raya.

Gubernur Ganjar Pranowo sebelumnya juga sudah memprediksi akan banyak “kenakalan” di masa-masa awal pelaksanaan Jumat tanpa emisi. Namun, dia bisa memaklumi karena masih dalam proses sosialisasi.

“Ya sudah bisa saya tebak, pasti belum bisa seratus persen di awal. Tapi semua kan proses, dari sini kita bisa evaluasi,” katanya, di sela-sela kunjungan kerja di Purworejo, Jumat (30/10).

Larangan penggunaan mobil dinas berlaku setiap hari Jumat keempat tiap bulan. PNS diimbau ngantor naik kendaraan umum untuk mengurangi emisi gas kendaraan. Aturan itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur Jateng nomor 55/54 Tahun 2015. ‎(arf)

You might also like

Comments are closed.